Home / Hukum / Perusak Patung Bunda Maria Ternyata Warga Timor Leste

Perusak Patung Bunda Maria Ternyata Warga Timor Leste

Bagikan Halaman ini

Share Button
ILUSTRASI

ILUSTRASI

ATAMBUA—LINTASNTT.COM: Jenasah pria yang dihakimi massa hingga tewas karena merusak patung Bunda Maria di Gua Maria Bunda Pengantara Rahmat Silabao, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu sudah berhasil diidentifikasi.

Pelaku bernama Antoni Metan, warga Distrik Liquisa, Timor Leste ini diketahui mengidap gangguan jiwa. Jenasah sudah dipulangkan ke negaranya melalui pintu perlintasan Motaian, Jumat (13/12). Adapun pengrusakan patung Bunda Maria terjadi Kamis (12/12).

Jenasah pria ini dikenali dua anaknya Ana da Silva dan Nirsida Parera yang datang ke ruang jenasah Rumah Sakit Atambua. Keduanya kemudian menghubungi keluarga dan membawa pulang jenasah ayah mereka ke kampung halamannya.

Antoni diketahui menderita gangguan jiwa setelah istrinya meninggal. ia diketahui pernah mengungsi ke Belu pasca jajak pendapat 1999, namun pada tahun 2000, ia kembali ke kampung halamannya di Liquisa. Wakil Kapolres Belu Kompol Johny Muskanan mengatakan polisi sedang menyelidiki kasus tewasnya Antoni Metan tersebut untuk diproses secara hukum. (GBA)

Baca Juga :  Satu Lagi Korban Kebakaran Pabrik Semen Kupang Meninggal

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda