Home / Lingkungan / Peringati Hari Bumi, BKKPN Lepas 62 Tukik di Pantai Pasir Panjang

Peringati Hari Bumi, BKKPN Lepas 62 Tukik di Pantai Pasir Panjang

Ilustrasi: Warga Oenggae, Pantai Baru, Rote Ndao melepaskan kembali penyu ke habitatnya. Foto: Gamaliel
Ilustrasi: Warga Oenggae, Pantai Baru, Rote Ndao melepaskan kembali penyu ke habitatnya. Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Puluhan pelajar dan mahasiswa yang bersama Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Nusa Tenggara Timur melepas 62 tukik ke perairan Teluk Kupang, Jumat (28/4).

Pelepasan tukik dilakukan di pantai Kelurahan Pasir panjang, Kota Kupang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bumi yang jatuh 22 April 2017. Mereka juga melakukan pembersihan pantai yang melibatkan lebih dari seribu orang.

“Walaupun (hari bumi) sudah lewat tetapi kita tetap memperingatinya,” kata Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Ikram Sangadji kepada wartawan.

Pelepasan tukik tersebut adalah kedua kalinya yang dilakukan BKKPN Kupang sejak September 2016. Ketika itu, BKKPN bersama warga melepas 78 tukik di pantai Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Tukik yang dilepas tersebut diambil dari lokasi penangkaran penyu milik kelompok penangkaran penyu Tafeun di desa tersebut,

Baca Juga :  8,1 Juta Pekerja Terserap di Energi Terbarukan

Kelompok yang beranggota 21 orang tersebut dibentuk secara sukarela oleh warga. Tafeun dan enam desa pesisir di daerah itu merupakan lokasi pendaratan penyu.

Menurutnya,  tema yang di usung dalam kegiatan ini adalah “Pesan Dari NTT untuk Dunia Jang Ada Lai Sampah di Laut”. Tema tersebut bertujuan agar bumi sebagai tempat tinggal hendaknya selalu dijaga tidak hanya di darat, tetapi juga di laut, karena memang potensi sampah lebih besar dari sampah yang dihasilkan di darat. (mi))

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda