Home / Hukum / Perang Tanding di Sumba Barat, Satu Tewas

Perang Tanding di Sumba Barat, Satu Tewas

Bagikan Halaman ini

Share Button
Ilustrasi

Ilustrasi

Kupang—Lintasntt.com: Satu orang tewas dalam perang tanding antarkelompok warga di kawasan sabana Kampung Waekariam, Desa Sobarade, Kecamatan Kota, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (23/3) sekitar pukul 08.05 pagi.

Korban tewas bernama Reda Yagi alias Ama Dona berasal dari Kelompok Jowa Todo asal Sumba Barat. Kelompok ini berperang melawan kelompok Nikodemus yang dipimpin anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumba Tengah.

Adapun korban di kelompok Nikodemus tiga orang sudah dilarikan ke rumah sakit. Satu orang di antaranya menderita luka tombak di bagian kaki sedangkan dua orang lainnya terkena lemparan batu. “Korban tewas sudah diambil keluarga,” ujar Kepala Bidang Humas Polda NTT, Ajun Komisaris Besar Agus Santosa kepada wartawan.

Baca Juga :  Penjelasan Metro TV Tentang Wawancara Eksklusif Setya Novanto

Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan perang tanding berawal dari sengketa lahan antara Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah melawan kelompok warga Jowa Todo yang sesuai putusan Pengadilan Negeri Sumba Barat pada 20 Maret lalu.

Seusai putusan pengadilan, kelompok Nikodemus melakukan pengrusakan kendaraan bermotor kelompok Jowa Toda. Karena dendam, dua kelompok kemudian sepakat bertemu di kawasan tersebut untuk berperang. Menurut AKB Agus, sebanyak 230 personel polisi telah dikerahkan mengamankan dua kelompok tersebut sehingga situasi berhasil dikendalikan. “Situasinya sudah aman dan mulai kondusif. Namun polisi masih berjaga di sana,” ujarnya. (sumber: media indonesia)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda