Home / Bisnis / Penukaran Uang Lebaran di NTT Capai Rp970 M

Penukaran Uang Lebaran di NTT Capai Rp970 M

Karyawan Perbankan Melayani Penukaran Uang Baru di Halaman Kantor BI Perwakilan Nusa Tenggara Timur, Sabtu (17/6/2017). Foto: lintasntt.com
Karyawan Perbankan Melayani Penukaran Uang Baru di Halaman Kantor BI Perwakilan Nusa Tenggara Timur, Sabtu (17/6/2017). Foto: lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama 16 perbankan di daerah itu sudah melayani penukaran uang pecahan kecil (UPK) baru untuk lebaran 2017 sebesar Rp970 miliar.

Jumlah itu merupakan bagian dari Rp1,5 triliun uang baru yang disiapkan BI Perwakilan NTT untuk kebutuhan lebaran. Jumlah itu belum termasuk uang setoran bank yang belum diolah atau uang layak edar (ULE).

“Total uang yang dikeluarkan BI Perwakilan NTT sudah mencapai Rp970 miliar, di antaranya ditukar oleh masyarakat sebanyak Rp600 miliar dan perbankan untuk modal operasional mereka,” ujar Manager Unit Pengelolaan Uang Rupiah BI Perwakilan NTT Erasmus W Mooy kepada wartawan di sela-sela penukaran uang rupiah yang digelar BI Perwakilan NTT dan 16 perbankan, Sabtu (17/6/2017).

Baca Juga :  Banjir di Bima, Telkomsel Putuskan Jaringan di NTT dan Timor Leste

Mengantisipasi lonjakan penukaran uang pecahan kecil selama satu pekan ke depan, Bank Indonesia telah mendatang lagi uang baru hasil cetak sempurna (HCS) sebanyak Rp1,1 triliun.

Selama dua hari terakhir, BI Perwakilan NTT bersama perbankan tersebut menggelar penukaran uang yang dipusatkan di halaman gedung kantor tersebut Jalan El Tari Kota Kupang.

Deputi Kepala BI Perwakilan NTT Fauzi Amir mengatakan penukaran uang rupiah digelar serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan memperluas peredaran uang baru.

Selain itu, penukaran uang sudah digelar di berbagai lokasi di Kota Kupang sejak satu bulan terakhir seperti di pasar tradisional, perbankan, dan di kantor Bank Indonesia Perwakilan NTT Jalan El Tari Kota Kupang. (mi/gma)

Baca Juga :  Bekraf Gelar FGD Bersama Stakeholders di Kupang

 

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda