Home / Bisnis / Pengusaha Cina Jajaki Investasi di Pulau Kera

Pengusaha Cina Jajaki Investasi di Pulau Kera

CEO Pitoby Grup sekaligus pemilik lahan Pulau Kera Bobby Pitoby  (kanan) bersama Pengusaha asal CIna (kiri) di Pulau Kera/Foto: Gamaliel
CEO Pitoby Grup sekaligus pemilik lahan Pulau Kera Bobby Pitoby (kanan) bersama Pengusaha asal CIna (kiri) di Pulau Kera/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak 20 pengusaha asal Cina mengunjungi Pulau Kera di perairan Teluk Kupang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/9/2017).

Kunjungan ke pulau seluas 45 hektare itu untuk menjajaki rencana pembangunan resor dan pengembangan potensi kelautan yang dijadikan arena water sport, dermaga, presential suite yang didalamnya terdapat kolam renang, area lobby dan convention hall.

“Kita ajak pengusaha dari Cina untuk melihat potensi Pulau Kera yang akan kita dikembangkan sekaligus mengajak mereka kerjasama jika memungkinkan,” kata CEO Pitoby Grup sekaligus pemilik lahan Pulau Kera Bobby Pitoby kepada wartawan.

Menurut Bobby, dana yang ia sudah siapkan untuk investasi di Pulau Kera antara Rp198 miliar hingga Rp 216 miliar. “Kami hanya memanfaatkan lahan seluas 25 hektare. Pembangunan mulai tahun ini dan akan selesai dalam dua tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Kota Kupang Sudah Bisa Tarik Uang NKRI Melalui ATM

Investor Cina tersebut didampingi Vice Consul Consulate-General of the People’s Republic of China in Denpasar, Qin Weifen.

“Saya bersama puluhan pengusaha ini melihat dulu Pulau Kera. Nanti setelah ini baru mereka (pengusaha) akan bersepakat kira-kira kerjasamanya seperti apa. Untuk saat ini belum bisa dibicarakan soal kerjasamanya,” kata Qin Weifen.

Menurut Bobby, kendati investor tidak tertarik berinvestasi di Pulau Kera, ia tetap membangun resor di pulau tersebut dengan dana awal Rp60 miliar, sedangkan kuota yang disiapkan untuk investor asal Cina berkisar antara Rp140 miliar sampai Rp150 miliar. Resor ini akan menyerap ratusan tenaga kerja. “Saya tidak akan tunggu untuk membangun karena tanpa mereka pun (investor) kita tetap akan membangun,” ujarnya. (mi)

Baca Juga :  Bandara AA Bere Talo Atambua Diresmikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda