Home / Humaniora / Pawai Paskah bakal Jadi Ikon Pariwisata Nasional

Pawai Paskah bakal Jadi Ikon Pariwisata Nasional

Jumpa Pers Pawai Kemenangan Paskah/Foto: Ellya Djawas
Jumpa Pers Pawai Kemenangan Paskah/Foto: Ellya Djawas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang—Pawai Kemenangan Paskah yang setiap tahun di Kupang, Nusa Tenggara Timur bisa menjadi ikon pariwisata nasional.

Ketua BP Pemuda GMIT Winston Rondo mengatakan itu kepada wartawan seusai Workshop Kilas Balik 20 tahun Prosesi Kemenangan Paskah (Refleksi, Pembelajaran dan Harapan Bersama) di Gereja Kota Kupang, Jumat (12/2)

Winston mengatakan pawai paskah merupakan perayaan sukacita dan pembelajaran. Karena itu, BP Pemuda GMIT berkumpul untuk mendengarkan pemikiran Ketua Sinode, GAMKI, Para Arsitek Skenario dan aspirasi pihak lain dengan tujuan terus melakukan transformasi, dan perubahan agar prosesi tersebut benar-benar menjadi milik Gereja dan umat seutuhnya.

“Kita terus memperkaya dengan pesan-pesan iamania paskah. Sebagai tanda solidaritas dan harapan. Bagaimana acara prosesi paskah itu solider dengan situasi terkini yang kita dalami, kekeringan, trafficking, dan gizi buruk.
Itu transformasi yang harus dilakukan oleh pemuda GMIT. Kita tidak berhenti setelah pawai paskah selesai, tetapi apa perubahan nilai sikap yang kita lanjutkan baik oleh Pemuda GMIT, peserta dan penyelenggara,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Surat Ahok untuk Yoseph Nae Soi yang Dibacakan Sang Adik

Selain itu, BP Pemuda GMIT juga terus memperkaya aneka acara seputar 20 tahun ini. Secara khsusus antara lain wokshop, refleksi dan prosesi kemenangan paskah, aksi sosial jemaat antara lain, aksi bangun gereja di kampung.

“Ada gerakan 3 ribu, kira-kira gereja ke-5 yang ikut partisipasi membangun,” katanya. Selain itu, akan dibuat taman baca di kampung, aksi sosial penghijauan serta donor darah dan juga pemutaran film dan diskusi tematis tentang krisis aktual.

“Kita kemas selama acara paskah mulai Februari hingga puncaknya pada 28 Maret. Terima kasih pada pendahulu yang sudah meletakan dasar yang kuat, sehingga 15 tahun ini sudah dirawat dengan baik oleh Pemuda GMIT,” ujar anggota DPRD Provinsi NTT itu.

Baca Juga :  20 Wartawan Ikut Pelatihan Menulis KBB dan Keberagaman

Sementara itu Ketua Panitia Pawai Paskah Adi Tally mengatakan persiapan panitia dalam rangka mensukseskan kegiatan paskah 2016 berjalan lancar.

Menurut anggota DPRD Kota Kupang itu, panitia sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti aparat keamanan,  Pemerintah Kota Kupang dan provinsi. “Kita sudah bersurat ke gereja-gereja terkait pembagian dan pelatihan peran dalam pawai paskah nanti,” katanya.

Dia mengakui masih banyak kelemahan, namun setiap tahun. Terus dilakukan evaluasi dan berharap nantinya pawai kemenangan paskah menjadi ikon pariwisata nasional, kelak bisa terwujud.

Plt Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Wely Rohimone Mendukung penuh pawai paskah menjadi ikon pariwisata Nasional, karena di NTT hanya ada dua prosesi paskah yakni Samana Santa di Larantuka dan roses pawai Paskah di Kupang. “Kita sangat mendukung kalau pawai paskah menjadi ikon pariwisata Nasional,” ungkapnya. (rr)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda