Home / Daerah / Pasokan Listrik di NTT sudah Surplus

Pasokan Listrik di NTT sudah Surplus

ILUSTRASI--Karyawan PLN Melakukan Pekerjaan Persiapan untuk Penyambungan dari 150 KV menjadi 70 KV pada GI Bolok/Foto: PLN
ILUSTRASI--Karyawan PLN Melakukan Pekerjaan Persiapan untuk Penyambungan dari 150 KV menjadi 70 KV pada GI Bolok/Foto: PLN

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Pasokan listrik di Nusa Tenggara Timur sudah berlimpah dan melebihi tingkat permintaan.

General Manger PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono mengatakan total daya listrik yang tersedia 224,62 Megawatt (Mw). Jumlah itu jauh di atas kebutuhan listrik, yang saat beban puncak mencapai 172,57 Mw.

“Surplus 52,01 Mw ini disiapkan untuk mendukung investasi,” kata Christyono kepada wartawan di Kupang, Jumat (4/5).
Cadangan daya listrik yang dimiliki PLN Wilayah NTT itu berasal dari tiga sistem interkoneksi pulau yaitu Pulau Timor sebesar 30,89 Mw, Pulau Flores 13,91 Mw, dan Pulau Sumba 2,73 Mw. Sedangkan pulau-pulau lainnya sebesar 4,48 Mw.

Saat ini PLN NTT melayani 680.000 pelanggan, dan surplus listrik dipasok untuk 33.887 pelanggan bisnis dan 176 Industri dengan total daya 170 Mega Volt Ampere (MVA).

Baca Juga :  Kemendagri Diminta Tak Bermain Politik Dalam Kasus Tapal Batas Matim-Ngada

Menurutnya, PLN juga telah menandatangani kerja sama dengan PT Inti Daya Kencana untuk memasok listrik 5 MVA yang berlokasi di Kabupaten Malaka, serta penandatanganan surat perjanjian jual-beli tenaga listrik (SPJBTL) bersama PT Gulf Mangan yang bergerak pada industri smelter, serta pemasangan baru sebesar 20 MVA.

Christyono mengatakan ketersediaan daya ini merupakan langkah PLN untuk menyinergikan perekonomian dan dapat mengajak para pengusaha lain atau industri dan usaha-usaha baru di daerah yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Listrik mulai diserap dan harapannya ini dapat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di masyarakat,” kata dia. (mi)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda