Home / Humaniora / Paskah, Membangun Manusia Dalam Rancangan Tuhan

Paskah, Membangun Manusia Dalam Rancangan Tuhan

Bagikan Halaman ini

Share Button
Sarasehan Pembangunan Manusia/Foto: Humas Pemprov NTT

Sarasehan Pembangunan Manusia/Foto: Humas Pemprov NTT

Humas Pemprov NTT– Memaknai perayaan paskah Panitia perayaan paskah GMIT Kota Kupang bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Cerdas dan Pemerintah Sekretariat Daerah Provinsi NTT mengadakan berbagai kegiatan.

Kegiatan di mulai dari Pawai Paskah, Seminar yang bertemakan Perempuan Indonesia Cerdas pada Senin (6/4) pukul 17.00 Wita dilanjutkan dengan Dinner Meeting malam Networking pada pukul 19.00 Wita. Tepat pada hari ini Selasa (7/4/2015) pukul 09.00 Wita diselenggarakan Sarasehan Pembangunan Manusia bertempat di Gereja Paulus Naikoten 1.

Kegiatan ini diawali dengan ibadah syukur dipimpin oleh Pdt.Jhon Chandra, dilanjutkan dengan melantik Badan Pengurus yayasan Indonesia Cerdas, setelah itu dialog bersama dan diahkiri dengan penyerahan cindera mata dari Panitia perayaan paskah GMIT kota Kupang kepada Prof Yohana Yembise dan Ketua pengarah Paskah Nasional Yayasan Indonesia Cerdas, Shephard Supit.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs Benny Alexander Litelnony dalam sambutanya mengatakan perayaan paskah di jadikan sebagai moment merajut tali persaudaran dan perekat persaudaraan.

Selanjutnya Wakil Gubernur berharap dengan diadakanya Sarasehan ini ada satu sumbangsih bagi pemerintah NTT untuk merefleksikan tugas pengamalan di berbagai bidang untuk pembangunan pendidikan di NTT. Menurut Wakil Gubernur, berbicara tentang pembangunan kita harus berpikir dari titik mana kita memulainya. Oleh karena itu “Mari Bersama Membangun manusia dalam rancangan Tuhan” dengan saling mendukung satu sama lain, kerjasama dengan berbagai pihak baik tokoh agama maupun tokoh masyrakat” ungkap Benny Alexander.

Baca Juga :  Ratusan Hektare Tanaman Pertanian Ludes Diterjang Banjir

Pada kesempatan itu Menteri pemberdayaan Perempuan, Prof Yohana Yembise dalam sambutan singkatnya mengatakan perempuan adalah bagian dari pembangunan negeri ini. Perempuan sangat menentukan masa depan suatu bangsa, ini diharapkan akan membawa perubahan untuk NTT. Visi dari presiden adalah dengan adanya visi ini, dasar yang dipakai adalah gotong royong. SDM perempuan harus kita angkat. Kawasan indonesia Timur menjadi perhatian pusat oleh karena itu Prof Yonaha berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Masalah pendidikan kalo dilihat di Asia tenggara, indonesia menempati posisi 61, melek huruf, kurikulum yang berubah di setiap tahun. Bebrapa hal ini menjadi sangat penting untuk didiskusikan bersama pada moment ini. “Mari kita bangun komitmen bersama ,karena masa depan anak ada ditangan ibu”, Ungkapnya Prof Yohana.

Ketua Pengarah Paskah Nasional, Shephard Supit dalam sambutanya mengajak jemaat kristen Kota Kupang untuk bergandengan tangan, tetap optimis, hidup dengan memperkenankan Tuhan dengan meninggalkan cara hidup yang duniawi, dan maju terus karena Kuasa Kebangkitan Kristus adalah fondasi kokoh untuk kita membangun manusia baik menuju indonesia yang lebih baik.

Baca Juga :  Artis Cantik Irene Justine Meninggal

Moderator sarahsehan oleh Dra.Lintjhe Pelu dan tiga pembicara yakni Prof.Yohana Yembise, Rm.Frans Magins-Suseno, Pdt.Dr. SAE Nababan dan Andreas Yewangoe.

Pdt DR.S.A Nababan LLD, salah satu pembicara dalam sarasehan tersebut mengatakan Peran gereja dalam bidang pendidikan masih sangat diperlukan terutama didaerah-daerah yang belum dijangkau oleh pemerintah. Bila Gereja mau mempertahankan sekolah-sekolah di daerah modern, salah satu kunci yang menentukan adalah mempertahankan dan terus meningkatkan kecemerlangan pendidikan.

Selanjutnya Rm.Franz Magnis-Suseno juga salah satu pembicara dalam sarasehan pembangunan manusia mengatakan bahwa kehadiran umat katholik di Indonesia mesti menjadi unsur positif dalam bangsa kita mengatasi kesulitan, tantangan dan maju bersama.

Kehadiran kita mesti dirasakan sebagai dorongan, anjuran, dan pemberdayaan terhadap segala apa yang positif dalam masyarakat, yang luhur, baik hati, merindukan keadilan, bersedia memaafkan dan mengampuni, bersedia memperhatikan mereka yang miskin, lemah, tertindas, tertinggal, terlupakan, tereksploitasi dan termanipulasi.

Hadir pada acara ini Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs Alexander Litelnony, Menteri Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Prof Yohana Yembise. Ir Paul Liyanto, Ketua pengarah Paskah Nasional, Shephard Supit, Rm.Frans Magnis-Suseno, Mantan Ketua Dewan Gereja Dunia, Pdt. Dr. SAE Nababan, Biarawan, Dan peserta Sarasehan. Biro Humas-Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur. *

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda