Home / Daerah / Pantai Kota Kupang Parak-Poranda Dihantam Gelombang

Pantai Kota Kupang Parak-Poranda Dihantam Gelombang

Pantai Tedys Kupang Ambles Diterjang Gelombang/Foto: Lintasntt.com
Pantai Tedys Kupang Ambles Diterjang Gelombang/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Gelombang tinggi menerjang pesisir pantai Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sejak Kamis (24/1) hingga Jumat (25/1) menimbulkan kerusakan fasilitas umum.

Termasuk fasilitas umum di lokasi wisata Pantai Warna, Kelurahan Oesapa, Pantai Lasiana di Kelurahan Lasiana, dan Pantai Tedys di Kelurahan Lai-Lai Besi Koepan.

Sesuai pantauan di Pantai Tedys, lokasi tempat perjualan pedagang kaki lima terlihat porak-poranda, di antaranya tempat berjualan pedagang kaki lima mengalami kerusakan sepanjang 100 meter dan ambles dengan kedalaman antara 1-2 meter. Lokasi tersebut juga sudah diberi garis polisi.

Musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun ratusan pedagang yang biasa berjualan di lokasi itu tidak terlihat lagi. “Saya bawa pulang barang dagangan mereka sejak kemarin (Kamis). Hari ini tidak ada yang berjualan,” kata Magdalena, warga Kelurahan Nun Baun Delha yang biasa menjual jagung bakar di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Sampah Berserakan di Pantai Oeba dan Oesapa

Kerusakan juga terlihat di Pantai Warna, Kelurahan Oesapa. Seluruh tenda tempat berjualan pedagang, porak-poranda. Gelombang tinggi juga membawa sampah plastik dan ranting pohon, menumpuk di sepanjang pesisir pantai. Lurah Oesapa Kiai Kia mengatakan puluhan perahu nelayan mengalami rusak berat karena terbawa gelombang sampai pantai. “Jalan setapak di sepanjang pesisir pantai juga mengalami kerusakan,” ujarnya.

Kerusakan infrastruktur juga terlihat di pesisir pantai Lasiana yang berjarak sekitar dua kilometer dari pantai Warna. Di lokasi ini, sampah menumpuk dan tembok penahan gelombang mengalami kerusakan.

Sesuai laporan BMKG, cauca buruk yang melanda perairan daerah itu dipicu siklon Riley yang tumbuh di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB), sekitar 800 kilometer barat daya Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Saat ini Siklon bergerak menjauh dari wilayah Indonesia, dengan kecepatan sembilan kilometer per jam. (mi)

Baca Juga :  Difasilitasi Fary Francis, 7 Bumdes di TTS Dapat Bantuan Masing-Masing Rp50 Juta

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda