Home / Bisnis / Omset Pertamina di NTT Capai Rp15 Miliar Per Hari

Omset Pertamina di NTT Capai Rp15 Miliar Per Hari

SPBU Milik PT Pertamina (Persero)
SPBU Milik PT Pertamina (Persero)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–PT Pertamina (Persero) Marketing Branch Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan perusahan yang paling besar omsetnya di daerah ini.

Selama 2015 misalnya, perseroan menyalurkan sebanyak 1,1 miliar liter bahan bakar. Jika dikalikan Rp5.000, omset Pertamina per hari mencapai Rp15 miliar.

Saat ini NTT memiliki delapan TBBM, 66 SPBU, 14 APMS, 13 SPDN, 60 Agen minyak tanah dengan jumlah pulau sebanyak 1.192 pulau, umlah penduduk 5 juta jiwa, jumlah kendaraan 319.284 unit, ada 18 industri 29.840, nelayan.

“Bisa dibayangkan pentingnya pertamina bagi NTT karena tiap hari omsetnya sebesar Rp15 miliar,” ujar Marketing Branch Manager Pertamina NTT Hardianto Tato di Kupang, Selasa (30/8).

Menurutnya tantangan distribusi ВВϺ di NTT adalah konsentrasi pemukiman penduduk masih tercluser dan terpisah cukup jauh sehingga kebutuhan ВВϺ di satu cluster belum tentu memenuhi skala keekonomian untuk dibangun lembaga penyalur baru.

Baca Juga :  Ibrahim Medah Gandeng Pertamina Sosialisasikan Kemiri Sunan

Wilayah kepulauan dengan infastruktur dan akses jalan. Pelabuhan yang bisa disandari kapal mini tanker terbatas (Lembata, Semau dan Adonara).

Kondisi cuaca yang cukup eksterim pada periode tertentu (rawan longsor dan ombak tinggi). Beberapa daerah seperti Sumba Barat Daya dan Belu mengusulkan adanya layanan pengisian avtur di bandara

“Upaya penanggulangan masalah distribusi ВВϺ adalah dengan cara reaktivitas TBBM Larantuka. Menambah lembaga penyaluran dan sub penyaluran di daerah remote dan strategis. APMS di pulau Sabu, Rote, Lembata, Adonara, dan Semau. SPDN di Alor dan Sumba. Sub penyaluran di Kabupaten Flores Timur dan Belu.

APMS non subsidi dan agen industri mobile di Labuan Bajo untuk kapal wisata. Penggunaan kapal mini tanker untuk penyaluran ke Sabu dan Rote yang memiliki ketinggian ombak tinggi dan pengiriman ВВϺ dalam kemasan.

Baca Juga :  Harga Cabai di Petani Kabupaten Kupang Anjlok

Selain itu dilakukan penambahan supply ВВϺ non subsidi pertalite, pertamax, pertamax plus, solar non subsidi, dexlite dan pertamax dex. (rr)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda