Home / Bisnis / NTT Sudah Bubarkan 511 Koperasi Tak Sehat

NTT Sudah Bubarkan 511 Koperasi Tak Sehat

Sisilia Sona/foto: Lintasntt.com
Sisilia Sona/foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah membubarkan 511 koperasi di daerah itu karena tidak mampu lagi menjalankan roda usahanya.

“Masih ada koperasi yang tidak aktif, jumlahnya 476 unit, sedang berusaha diaktifkan. “Kami memberikan waktu kepada pengurus untuk melakukan perbaikan, jika tidak bisa, akan dibubarkan,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT Sisilia Sona kepada wartawan di Kupang, Selasa (2/10).

Adapun koperasi yang masih aktif di NTT berjumlah 3.709 unit, namun dari jumlah itu hanya 1.003 unit yang melakukan rapat anggota tahunan (RAT).

Sisanya 2.706 koperasi tidak melakukan RAT yang disebabkan pengurus belum bisa membuat laporan keuangan yang menjadi salah satu syarat untuk rapat anggota tahunan. “Sebagian anggota pengurus koperasi belum tahu pengelolaan keuangan koperasi. Mau susun laporan tapi bingung, padahal kami melakukan pendampingan,” kata Sisilia Sona.

Baca Juga :  Warga Mandeu Siap Tanam Kemiri Sunan

Dia mencontohkan ada pengurus koperasi yang melakukan transaksi keuangan keluar dari aturan yang sudah ditetapkan yang kemudian mengakibatkan kredit macet.

“Misalnya pinjaman tidak boleh lebih dari Rp10 juta tetapi kadang dicairkan lebih dari angka itu sehingga terjadi kredit macet,” ujarnya.

Menurutnya rasio kredit macet di sejumlah koperasi yang tidak sehat tersebut lebih dari aturan yang ditetapkan yakni 5%. “Ada koperasi yang rasio kredit bermasalahnya 7% bahkan sampai 10%,” ujarnya.

Mengantisipasi bertambahnya koperasi tidak sehat, menurut Sisilia, pihaknya terus menggelar pelatihan bagi pengurus koperasi, namun pelatihan yang digelar tersebut sampai saat ini belum menjangkau seluruh pengurus koperasi yang berjumlah 1.795 orang.

Baca Juga :  PLN NTT Pasang Penangkal Petir Cegah Gangguan Listrik

Akan tetapi banyaknya koperasi di daerah itu merekrut tenaga kerja yang lumayan banyak. Jumlah karyawan koperasi tercatat 11.170 orang dengan jumlah anggota 1.903.172 orang. Sedangkan aset koperasi tercatat Rp8,7 triliun, sisa hasil usaha (SHU) Rp119.2 miliar, da volume usaha Rp7.9 triliun, modal sendiri Rp3,2 triliun, dan modal dari luar Rp5,5 triliun. (sumber: mi/palce)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda