Home / Nasional / NTT Kebagian Dana Pisaw Sebesar Rp1,3 Miliar

NTT Kebagian Dana Pisaw Sebesar Rp1,3 Miliar

Ketua Komisi V DPR Fary Francis/Foto: Gamaliel
Ketua Komisi V DPR Fary Francis/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis mengatakan dana Program Infrastruktur Sarana Wilayah (Pisaw) di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2016 sebesar Rp1,3 miliar.

Program Pisaw merupakan program lanjutan dari Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP). Saat ini program PPIP tidak berlaku lagi karena anggarannya telah ditarik masuk ke dana desa.

Karena di tingkat kecamatan, ada pembangunan lintas desa, Komisi V mengusulkan program Pisaw tersebut. Dana dari program ini untuk mendanai pembangunan seperti jalan lintas desa, kecamatan, irigasi,
ekonomi dan pendidikan.

Dia mengatakan program ini muncul berdasarkan usulan dari daerah, kajian dinas pekerjaan umum dan hasil kunjungan anggota DPR. “Dana ini untuk mengatasi persoalan di kecamatan yang tidak punya dana untuk pembangunan,” ujarnya kepada wartawan di Sekolah Lapangan Nekamese, Kamis (4/5) malam

Baca Juga :  Fary Tinjau Perbaikan Badan Sungai Alas di Aceh Tenggara

Seperti jalan antardesa yang belum diangun, dengan program Pisaw, bisa dibangun menggunakan dana APBN.

“Dana mulai dialokasikan pada tahun 2016 ini. Kita berharap, dana itu dimanfaatkan dengan baik dengan pendekatan yang benar. Kita juga akan melakukan evaluasi setiap tahunnya dengan kementerian terkait tentang program dana itu,” ujarnya.

Sementara itu, setiap kabupaten antara 3-5 kecamatan kebagian program ini. Di Kabupaten Kupang misalnya, kecamatan yang mendapat dana pisaw yakni Semau, Taebenu, Amarasi Selatan, Kupang Barat, dan Semau Selatan

Di Kabupaten Belu yakni Kecamatan Tasifeto Timur, Raihat, dan Raimanuk. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda