Home / Humaniora / NTT Ikuti Kebijakan Penaikan Iuran JKN-BPJS

NTT Ikuti Kebijakan Penaikan Iuran JKN-BPJS

Kadis Pariwisata Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu
Kadis Pariwisata Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait rencana penaikan iuran JKN-BPJS.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda NTT Marius Jelamu mengatakan penaikan iuran JKN-BPJS harus diikuti peningkatan pelayanan fasilitas kesehatan.

“Namun kita mengharapkan dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan di daerah seperti NTT sehingga pendapatan masyarakat meningkat,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda NTT Marius Jelamu di Kupang, Jumat (30/8).

Jika masyarakat sejahtera atau pendapatan mereka naik, lanjut Marius, berapapun penaikan iuran JKN-BPJS tidak akan dipersoalkan.

Dia menyebutkan selama ini banyak keluhan dari masyarakat mengenai pelayanan rumah sakit terhadap pasien JKN-BPJS, serta terjadi tunggakan iuran BPJS, dan terakhir penurunan status sejumlah rumah sakit. Karena itu, menurut Marius, setelah iuran dinaikkan, pelayanan rumah sakit harus lebih baik dari saat ini. “Yang dominan adalah pelayanan kemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Banjir 1,5 Meter Kepung Empat Desa di Belu

Di sisi lain, Marius mengharapkan Indonesia segera bebas dari korupsi sehingga alokasi anggaran bagi program pemerintah berjalan dengan baik. Menurutnya, biaya kesehatan bisa dibayar pemerintah, asalkan tidak ada pejabat yang melakukan korupsi uang negara.

“Ke depan kalau negara bebas korupsi dan pejabatnya bersih, uang negara benar-benar tersalur utuh untuk program-program pemerintah seperti pendidikan dan kesehatan,” ujarnya. (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda