Home / Bisnis / Nilai Transaksi REI Expo NTT Capai Rp40,235 Miliar

Nilai Transaksi REI Expo NTT Capai Rp40,235 Miliar

Pengurus DPD REI NTT Foto Bersama saat Penutupan Expo REI ke-7 di Lippo Mall Kupang, Minggu (2/7) malam. Foto: Lintasntt.com
Pengurus DPD REI NTT Foto Bersama saat Penutupan Expo REI ke-7 di Lippo Mall Kupang, Minggu (2/7) malam. Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Nilai transaksi Real Estat Indonesia (REI) Expo NTT ke-7 yang digelar di Lippo Mall Kupang mencapai Rp40,235 miliar atau melampaui target sebesar Rp40 miliar.

Nilai transaksi sebesar itu diperoleh selama Expo yang digelar sejak 23 Juni-2 Juli 2017. Selama 10 hari, REI berhasil menjual 247 unit rumah terdiri dari 220 unit rumah bersubsidi dan 27 unit umah non subsidi.

Selain itu angka penjualan rumah juga meningkat jika dibandingkan dengan REI Expo ke-6 yang digelar pada Desember 2016. Ketika itu rumah yang terjual sebanyak 235 unit.

“Penjualan rumah untuk kalangan menengah ke atas menurun drastis, tetapi rumah bersubsudi meningkat drastis,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI NTT Bobby Pitoby kepada wartawan saat penutupan Expo REI NTT ke-7, Minggu (2/7/2017) malam.

Baca Juga :  Ketua DPRD NTT Tinjau Pusat Pembibitan Babi

Dia mengatakan penjulan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah naik 18% jika dibandingkan dengan penjulan pada Desember 2016, sedangkan penjualan rumah non subsidi turun antara 50%-60%.

Pada Expo sebelumnya rumah non subsudi yang dijual dengan antara Rp500 juta-Rp1 miliar terjual delapan unit, namun di Expo kali ini hanya terjual dua unit. “Peningkatan penjualan rumah murah menandakan kebutuhan rumah subsidi di NTT sangat besar,” kata Bobby.

Bobby mengatakan pihaknya akan terus menggelar Expo minimal dua kali dalam setahun untuk memaksimalkan penjualan rumah bersubsidi kepada masyarakat. Selain itu, dalam dua tahun ke depan, REI bertekad menjangkau seluruh kabupaten di daerah untuk membangun rumah murah bagi masyarakat. “Saat ini REI baru menjangkau 13 kabupaten, sisa sembilan kabupaten dalam waktu dekat ini kita sudah masuk,” ujarnya. (gma)

Baca Juga :  Pasar Perbatasan RI-Timor Leste Beroperasi 28 Oktober

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda