Home / Politik / Mutasi ASN, Amon Djobo-Imran Duru Terancam Diskualifikasi

Mutasi ASN, Amon Djobo-Imran Duru Terancam Diskualifikasi

Ilustrasi Sengketa Pilkada
Ilustrasi Sengketa Pilkada

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Calon Bupati Alor periode 2018-2023 Amon Djobo yang berstatus sebagai petahana, dilaporkan melakukan mutasi aparatur sipil negara (ASN) sehari setelah pemunggutan suara pilkada.

Mutasi ASN tersebut bertentangn dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan PKPU Nomor 3 Tahun 2017 yang melarang calon kepala daerah petahana melakukan melakukan pergantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai akhir masa jabatan.

Sesuai rilis yang diterima lintasntt.com, Kamis (5/7),  dari parpol pengusung pasangan calon bupati Alor Imanuel Blegur-Taufik Nampira (Intan), disebutkan Amon Djobo melakukan mutasi ASN pada 28 Juni 2018.

Surat tersebut menyebutkan ‘Sehari setelah pencoblosan Amon Djobo selaku bupati sekaligus calon bupati inkamben telah melakukan pergantian enam pejabat yang terdiri dari dua pejabat fungsional dan empat pejabat administrasi melalui Surat Keputusan Bupati Alor Nomor: BKPSDM 820/625/VI/2018 tanggl 28 Juni 2018.’

Baca Juga :  Megawati Peringatkan TVOne

Surat ditanda tangani ketua dan sekretaris parpol pengusung pasangan Intan yakni dari Partai Golkar dan PKPI.

Terkait pelanggaran tersebut, pimpinan dua parpol tersebut di Kabupaten Alor minta pasangan calon petahana yakni Amon Djobo-Imran Duru (Amin) didiskualifikasi dari Pilkada Alor 2018

“Kami pengusung pasangan Intan demi terwujudnya pilkada Alor yang jujur, adil, dan demokratis, meminta kepada penitia pengawas pemilihan Kabupaten Alor untuk menyatakan bahwa pasangan calon paket Amin dinyatakan didiskualifikasi sebagai pasangan calon kepala daerah,” tulis parpol pengusung dalam surat tersebut. (gma)

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda