Home / Bisnis / Mulai 2017, Dana PEM Kota Kupang Bertambah jadi Rp1 Miliar Per Kelurahan

Mulai 2017, Dana PEM Kota Kupang Bertambah jadi Rp1 Miliar Per Kelurahan

Wali Kota Kupang Periode 2012-2017, Jonas Salean/Foto: Gamaliel
Wali Kota Kupang Periode 2012-2017, Jonas Salean/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) merupakan salah program unggulan Wali Kota Jonas Salean di sektor ekonomi dan usaha keci.

Program prorakyat ini sudah diluncurkan sejak tahun 2013 melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di 51 kelurahan senilai masing-masing Rp500 juta. Untuk kepentingan itu Pemerintah Kota Kupang menyediakan Rp 25,5 miliar dalam APBD pada awal peluncurannya.

Dana itu lalu digulirkan kepada warga yang memiliki usaha kecil untuk kepentingan memacu produktivitas dan hasil usahanya sesuai jumlah kebutuhan yang diminta dalam pengajuannya.

Jangkaun dana bantuan pengembangan ekonomi masyarakat dalam sejumlah jenis usaha produktifnya sejak 2013 hingga 2016 ini telah melingkup 10.476 usaha kecil masyarakat dengan jumlah rupiah yang sudah beredar di wilayah Kota Kupang sebanyak Rp 45,717 miliar.

Baca Juga :  Soal PIP, Jonas: Warga Kota Kupang Jangan Mau Dibodohi

Mulai periode 2017-2022, program yang disalurkan tanpa bunga dan jaminan ini, diluncurkan lagi dengan sejumlah penambahan item. Antara lain, perluasan jenis usaha, penambahan waktu cicilan dari 12 bulan menjadi 18 bulan, serta penambahan kuota bantuan hingga mencapai Rp10 juta.

Untuk kepentingan itu, pasangan calon wali kota Kupang Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus atau Paket ‘Sahabat’ akan menambah kuota alokasi untuk LPM 51 kelurahan menjadi Rp1 miliar. Ada penambahan sejumlah Rp 500 juta dari dana yang sedang bergulir di tengah masyarakat saat ini senilai Rp500 juta.

Pemberian tambahan kuota dari Rp500 juta menjadi Rp 1 miliar ini dimaksud untuk lebih meningkatkan daya produksi para warga penerima untuk meningkatkan usahanya.

Baca Juga :  TPID Kota Kupang Bahas Perkembangan Ekonomi dan Inflasi

Hasil penelitian sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang membuktikan kemajuan yang sangat berarti dari pemberian bantuan dana itu. Dasar itulah mendorong Paket ‘Sahabat’ akan melanjutkan program bantuan itu. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda