Home / Rote-Sabu / Mobil Disita, Kontraktor Rumah Stimulan Menangis

Mobil Disita, Kontraktor Rumah Stimulan Menangis

Mobil Innova milik kontraktor yang disita/Foto: John Henuk
Mobil Innova milik kontraktor yang disita/Foto: John Henuk

Bagikan Halaman ini

Share Button

Rote–Dua supplier bahan bangunan bersama ratusan warga menyita mobil Innova milik Adrianus Adu, kontraktor pembangunan rumah stimulan 2014, Jumat (18/12) tengah malam.

Massa menumpang tiga truk terdiri dari laki-laki dan perempuan berasal dari Desa Meoain dan Oehandi, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.

Mobil Adrianus disita karena ia belum melunasi hutang material bahan bangunan yang telah digunakan untuk pembangunan rumah-rumah tersebut.

Kedatangan supplier Steven Djogo dan Boy Benggu bersama warga ke rumah mantan anggota DPRD Rote Ndao tersebut berlangsung secara tertib. Akan tetapi ketika menyerahkan mobil, Adrianus terlihat meneteskan air mata yang membuat semua orang disitu terharu.

Sebelum mobil disita, Adrianus bersama supplier membuat surat pernyataan yang isinya menyebutkan setelah hutang material dibayar, mobil dikembalikan.
Menurut Boy Benggu, penyitaan mobil dilakukan secara manusiawi karena Adrianus telah diberikan kesempatan selama satu tahun untuk melunasi hutang material, namun tidak dibayar. Anggaran pembangunan rumah di dua desa itu senilai Rp3,2 miliar diduga sudah dicairkan seluruhnya oleh pihak kontraktor.

Baca Juga :  Pembangunan Perumahan Stimulan 2014 di Rote Diduga Sarat Masalah

Sementara itu Adrianus mengaku rela menyerahakan mobilnya sebagai jaminan. “Ini merupakan aset jaminan keuangan banyak orang,” ujarnya. (hk)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda