Home / Politik / MK Perintahkan Coblos Ulang di 30 TPS di TTS

MK Perintahkan Coblos Ulang di 30 TPS di TTS

Ilustrasi Pemunggutan Suara/Foto: Lintasntt.com
Ilustrasi Pemunggutan Suara/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta–Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemunggutan suara ulang (PSU) atau coblos ulang di 30 dari 921 tempat pemunggutan suara (TPS) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

TPS yang akan melakukan coblos ulang tersebar di 13 desa di tujuh kecamatan yakni Amanuban Selatan, Amanatun Selatan, Batu Putih, Mollo Utara, Mollo Barat, Boking, dan Kualin. Keputusan MK itu dibacakan dalam sidang sengketa pilkada yang berlangsung di Gedung MK, Jakarta, Rabu (26/9)

PSU dilakukan karena ditemukan fakta baru yakni formulir C1 dan C1 Plano di 30 TPS tersebut tidak berhologram. Fakta baru itu ditemukan selama kegiatan hitung ulang suara.

“Kemungkinan karena tidak ditemukan C1 dan C1 plano yangg berhologram,” kata Ketua KPU NTT Maryanti Adoe saat ditanyakan alasan coblos ulang di 30 TPS tersebut.

Baca Juga :  Titu Eki Unggul di Pemilu Kada Kupang

Seperti diketahui, sidang sengketa pilkada TTS yang digelar MK pada 29 Agustus 2018, diputuskan hitung ulang suara di 921 TPS karena ada indikasi kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara pilkada.

Menurut Maryanti, dalam hitung ulang suara, tidak ditemukan perbedaan perolehan suara antara empat pasangan calon bupati yang bertarung di pilkada TTS.

“Tdak ditemukan perbedaan perolehan suara saat hitung ulang suara. Bawaslu juga menegaskan tidak ada perbedaan dalam perolehan suara,” ujarnya.

Hasil pilkada TTS digugat oleh Obed Naitboho-Alex Kase yang diusung Partai Nasdem, PKPI, dan Partai Amanat Nasional. Naitboho-Kase memperoleh 67.751 suara (31,83%).

Sedangkan saingan beratnya menang dengan perolehan suara 68.488 suara (32,18%). Selisih suara dua pasangan ini sebanyak 737 suara atau 0,35%. (gma)

Baca Juga :  Gerindra NTT Isyaratkan Dukung Marten Dira Tome

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda