Home / Sains-Tekno / Minggu Pagi Ada Fenomena Bulan Raksasa di Langit

Minggu Pagi Ada Fenomena Bulan Raksasa di Langit

Supermoon/Foto: AFP
Supermoon/Foto: AFP

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta–Fenomena alam supermoon akan kembali menghiasi langit untuk pertama kalinya di tahun 2017.

Berbeda dengan purnama lainnya, supermoon akan menampilkan bulan pada jarak terdekatnya dengan Bumi.

Puncak supermoon tahun ini, akan terjadi pada Minggu (3/12) nanti. Bulan yang rata-rata berjarak 238 mil dari Bumi akan berada pada jarak 222 mil pada Minggu pagi saat purnama terjadi, tepatnya sekitar 04.00 WIB atau 05.00 Wita.

Supermoon akan membuat bulan terlihat 30 persen lebih terang dan 14 persen lebih besar. Saking besarnya, penduduk di sekitar Asia akan melihat supermoon kali ini menutupi bintang Aldebaran pada malam sebelum purnama.

Istilah “supermoon” merupakan bahasa popular dari fenomena alam dengan nama ilmiah perigee syzygy. Profesor Universitas Arizona Gurtina Besla mengatakan ungkapan tersebut berarti dua hal spesifik yang mengacu pada penempatan dan fase bulan.

Baca Juga :  Peneliti Temukan Benua Mauritia di Samudera Hindia

“Perigee artinya bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi, dan syzygy mengacu pada penyelarasan beberapa benda; bulan, bumi dan matahari yang sejajar agar kita dapat melihat bulan purnama,” kata Besla kepada NPR.

“Jadi, ini berarti pemisahan terdekat antara bulan dan Bumi saat ketiga berada dalam posisi sejajar.”

Seperti fase Bulan lainnya, fenomena ini aman diamati dengan mata telanjang. Fenomena ini bisa diamati di seluruh dunia. (sumber: cnnindonesia)

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda