Home / Humaniora / Mesakh Amalo, Wali Kota Pertama Kota Kupang Berpulang

Mesakh Amalo, Wali Kota Pertama Kota Kupang Berpulang

Mendiang Drs Mesakh Amalo (kanan) bersama Gubernur NTT Frans Lebu Raya (kiri). Foto: Dari Flobamora.net
Mendiang Drs Mesakh Amalo (kanan) bersama Gubernur NTT Frans Lebu Raya (kiri). Foto: Dari Flobamora.net

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Wali Kota Pertama Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Drs. Mesakh Amalo berpulang, Selasa (1/5/2018) pukul 07.00 Wita setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Kupang karena sakit.

Mesakh Amalo lahir di Rote pada 23 Agustus 1942, menjabat wali kota Administratif pada 18 September 1978 hingga 26 Mei 1986.

Pria yang lebih dikenal dengan nama Adibu Amalo adalah sosok yang meletakan dasar pembangunan Kota Kupang. Banyak keluarga dan warga berdatangan ke rumah duka di Jalan Kemuning, Kelurahan Naikolan setelah menerima kabar kepergiannya.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan Kota Kupang kehilangan sosok Mesakh Amalo.

Banyak gagasan penting Mesakh Amalo selama memimpin Kota Administratif Kupang selama delapan tahun antara lain bersama mantan Gubernur Hendrikus Fernandez dan Ferdi Tanoni menggagas pembentukan Kawasan Industri Bolok (KIB) dan pembangunan perumahan Kolhua Kupang.

Baca Juga :  BPN: Keluarga Tomboy Tidak Punya Tanah 283 Ha di Kota Kupang

Messakh Amalo juga pernah menolak memberikan izin mendirikan bangunan (IMB) baru di kawasan Kota Lama mulai jembatan dekat Tugu Pancasila hingga Kampung Solor serta Tode Kisar dan Oeba.

Ketika itu, Mesakh Amalo ingin Kota Tua Kupang itu tetap seperti semula sehingga panorama ke laut bebas dari bangunan. Akan tetapi ketika Dia meletakan jabatan, pembangunan di kawasan jalur hijau itu pun menjamur.

Dampaknya seperti saat ini, panorama pantai dan laut tertutup oleh bangunan tinggi.

Pada 26 Mei 1986, Mesakh Amalo digantikan oleh  Semuel Kristian Lerik menjadi Wali Kota Administratif kedua pada 26 Mei 1986 sampai perubahan status menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Kupang.

Baca Juga :  Korem 161 Wira Sakti Sumbang 92 Kantong Darah

Setelah 18 tahun, diberlakukan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, sehingga Kotamadya Daerah Tingkat II Kupang berubah status menjadi Kota Kupang.

Semuel Kristian Lerik memimpin Kota Kupang hingga tahun 2007 sebelum digantikan oleh Drs. Daniel Adoe (2007-2012), Jonas Salean, SH., MSi. (2012-2017), dan Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH (2017-2022). Selamat Jalan Peletak Dasar Kota Kupang. (gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda