Home / Lingkungan / Menteri Susi Khawatir Kerusakan Ekosistem Laut Labuan Bajo

Menteri Susi Khawatir Kerusakan Ekosistem Laut Labuan Bajo

Menteri KKP Susi Pudjiastuti saat berdialog dengan para nelayan di Labuan Bajo, NTT, Senin (6/6). Foto dok Humas KKP
Menteri KKP Susi Pudjiastuti saat berdialog dengan para nelayan di Labuan Bajo, NTT, Senin (6/6). Foto dok Humas KKP

Bagikan Halaman ini

Share Button

Labuan Bajo- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menghawatirkan kerusakan ekosistem laut di pesisir Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya sampai saat ini masih banyak masyarakat di daerah itu menangkap ikan menggunakan potasium dan bom.

“Saya sangat menikmati kekayaan yang dimiliki Labuan Bajo, tapi ada kekhawatiran,” kata Susi saat berkunjung ke Labuan Bajo seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (6/6/2016).

Menurutnya Labuan Bajo memiliki potensi perikanan dan pariwisata yang sangat besar. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk menjaga ekosistem pesisir dengan tidak menggunakan potasium dan bom saat menangkap ikan.

Seperti diketahui, penggunaan potasium dan bom ikan sudah dilarang lantaran bisa merusak ekosistem laut terutama rusaknya terumbu karang.

Baca Juga :  Peringati Hari Bumi, BKKPN Lepas 62 Tukik di Pantai Pasir Panjang

Menindaklanjuti temuan itu, Susi langsung meminta penggunaan alat tangkap ikan diawasi dengan baik. Ia ingin masyarakat di pesisir Labuan Bajo dapat mengganti alat tangkap ikan menjadi lebih ramah lingkungan.

“Harus ada peningkatan pengawasan dari Danlanal, Kapolres dan pihak lainnya untuk lebih menjaga. Karena saya pikir, tidak banyak yg memiliki keindahan seperti ini, warga Labuan Bajo sangat beruntung”, ucap Susi. (siaran pers/kompas)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda