Home / Nasional / Menteri PUPR Targetkan Bendungan Raknamo Rampung Juli 2017

Menteri PUPR Targetkan Bendungan Raknamo Rampung Juli 2017

Bendungan Raknamo/Foto: Gamaliel
Bendungan Raknamo/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono mengunjungi Bendungan Raknamo, Jumat (5/8/2016).

Kunjungan Menteri Basoeki untuk melihat dari dekat progres pembangunan bendungan di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang tersebut.

Kepada wartawan, Basoeki memastikan pembangunan bendungan akan selesai pada Juli 2017, atau selesai lebih cepat satu tahun dari jadwal yang ditentukan semula pada 2018. Pasalnya sampai Agustus 2016, progres pembangunan bendungan sudah mencapai 54 persen. (baca juga: http://www.lintasntt.com/pembangunan-bendungan-raknamo-sudah-11-persen/

“Kita melakukan percepatan dengan dua shift dan juga anggaran yang cukup memadai karena sesuai perintah presiden, khususnya di NTT, masalah air harus segera diatasi,” kata Basoeki.

Karena mengunakan dua shift, pekerjaan bendungan berlangsung sampai pukul 24.00 Wita dengan jumlah pekerja mencapai 400 orang. “Saat ini pekerjaan mencapai puncaknya,” ujarnya. Kendati pembangunan bendungan dipercepat, menurut Basoeki, pekerja tetap menjaga kualitas pemadatan tanah karena diawasi oleh supervisor.

Baca Juga :  Kasus Putrinya, Fadli Zon Kembalikan Duit KJRI New York

Pembangunan Bendungan Raknamo menelan anggaran Rp710 miliar, dibangun di atas lahan seluas 194 hektare dengan luas genangan 147,3 hektare yang mampu menampung air 14,9 juta meter kubik, dan pasokan air baku ke masyarakat 100 liter per detik.

Adapun areal persawahan yang akan diairi air bendungan mencapai 1.250 hektare di empat desa yakni Raknamo, Manusak, Naibonat dan Amabi Oefeto. Selain itu akan dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 0,216 Megawatt. (rr)

 

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda