Home / Daerah / Menteri LHK Setuju Tarif Masuk Komodo Dinaikkan

Menteri LHK Setuju Tarif Masuk Komodo Dinaikkan

Gubernur NTT Viktor Laiskodat (kiri) dan Andy F Noya (kanan). Foto: Lintasntt.com
Gubernur NTT Viktor Laiskodat (kiri) dan Andy F Noya (kanan). Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya setuju kebijakan Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menaikan tarif masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK) sebesar 500 dolar AS per pengunjung atau sekitar Rp7.000.000 per pengunjung (kurs Rp14.000 per dolar).

Siti Nurbaya juga setuju NTT ikut mengelola taman nasional di Kabupaten Manggara Barat tersebut. Persetujuan Siti Nurbaya disampaikan lewat pesan WhatsApp kepada gubernur NTT.

“Tetapi secara teknis, akan dikerjakan oleh tim, namun angkanya tidak beda jauh dari keinginan pemerintah NTT. Walaupun kewenangan pengelolaan Taman Nasional Komodo di pemerintah pusat, tetapi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah juga harus berperan,” kata Viktor Laiskodat kepada wartawan saat acara jumpa pers seusai menghadiri kegiatan Talkshow Collaborative Destination Development(CDD) bertema “Explore The Amazing Destination at East Nusa Tenggara di Kupang, Selasa (11/12).

Baca Juga :  Garda Pemuda Nasdem Punggut Sampah dan Perbaiki Jembatan Nunleu

Penaikan tarif kunjungan ke Komodo untuk melindungi satwa purba itu dari ancaman kepunahan, antara lain membangun kembali kawasan hutan, menyediakan jejaring makan yang cukup seperti rusa, kerbau, kambing, dan babi serta membangun kembali coral yang rusak.

Viktor mengatakan jika pengunjung ke Komodo seperti saat ini mencapai 100.000 orang, bakal terkumpul uang sebanyak 50 juta AS yang dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan konservasi dan perlindungan terhadap habitat komodo. “Mengelola komodo harus dengan cinta kasih sehingga suatu saat anak cucu dapat melihat komodo secara fisik, bukan seperti dinosaurus hanya mendengar namanya,” tandasnya.

Membayar 500 dolar sekali masuk Komodo tidak hanya menikmati satwa komodo tetapi juga destinasi wisata lainya di lokasi itu seperti Pulau Padar dan Pink Beach dan berbagai atraksi yang disiapkan pemerintah.

Baca Juga :  Peserta Upacara Hari Jadi Kefamenanu ke-97 Kenakan Pakaian Adat

Menurut politisi Partai Nasdem tersebut, tarif masuk Komodo masih jauh lebih murah jika dibandingkan dengan dari tarif masuk ke destinasi wisata Bhutan, destinasi wisata di pegunungan Himalaya mencapai 2.500 dolar AS.

Memang, tarif masuk ke Bhutan sebesar 250 dolar AS, tetapi pengunjung diwajibkan menginap selama 10 hari yang tarifya kemudian membengkak jadi 250 dolar AS. Adapun Komodo merupakan satwa purba dan langka di dunia.

Selain itu, dengan membayar 500 dolar AS, pengunjung juga peduli membangun habitat komodo dengan baik, dan komodo yang diketahui hidup di lokasi itu sejak 800 ribu tahun lalu, tetap bertahan hidup sampai jutaan tahun. (mi/gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda