Home / Nasional / Menteri Desa Tarik Tambang dan Gendong Anak Kecil di Perbatasan Timor Leste

Menteri Desa Tarik Tambang dan Gendong Anak Kecil di Perbatasan Timor Leste

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Eko Putro Sundjojo  (kedua dari kanan) Tarik Tambang seusai memimpin Upacara HUT RI ke-71 di Perbatasan RI-Timor Leste, Rabu (17/8). Foto: Gamaliel
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Eko Putro Sundjojo (kedua dari kanan) Tarik Tambang seusai memimpin Upacara HUT RI ke-71 di Perbatasan RI-Timor Leste, Rabu (17/8). Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Atambua–Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Eko Putro Sundjojo langsung menemui warga begitu turun dari podium upacara Peringatan HUT RI ke-71 di Desa Fohoeka, desa terpencil di perbatasan RI-Timor Leste, Rabu (17/8).

Menteri Eko bersama Ketua Komisi V DPR Fary Francis berjabat tangan dengan warga.

Bukan hanya itu, Menteri Eko juga menggendong dan mencium sejumlah anak kecil. Selanjutnya ia pun membagi-bagikan hadiah kepada aparat pemerintah kecamatan dan warga.

Menteri Eko kepada sejumlah wartawan, Rabu, mengatakan, pihaknya menghadiri upacara HUT Ke-71 Kemerdekaan RI di daerah perbatasan untuk mendorong semua pemangku kepentingan untuk terus membangun wilayah perbatasan.

“Tentunya sesuai dengan nawa cita Presiden Joko Widodo bahwa pemerintah harus membangun Indonesia dari pinggiran, sehingga dengan menyelenggarakan upacara di wilayah perbatasan, menunjukkan kehadiran pemerintah untuk membangun daerah tertinggal,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Kaki 2 Kilometer Demi Ikut Upacara bersama Menteri Desa

Sedangkan arti kemerdekaan itu sendiri, menurut Eko, yaitu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah perbatasan.

Eko mengaku menghadiri upacara HUT RI di Kabupaten Belu untuk melihat secara langsung kehidupan masyarakat desa yang berada di wilayah perbatasan.

“Masih banyak daerah di wilayah perbatasan itu yang masih sangat tertinggal dan membutuhkan dana desa untuk membangun wilayah pedesaan. Tentunya kita juga ingin agar ada pertumbuhan ekonomi di daerah ini, mengingat Kabupaten Belu merupakan garda terdepan dari NKRI,” jelas Eko.

Untuk diketahui, Menteri Eko sendiri sudah dua hari ini berada di Kabupaten Belu untuk mengikuti sejumlah kegiatan bersama masyarakat di wilayah perbatasan.

Baca Juga :  Kapal Perang Baru Indonesia Berlayar Pulang

Seusai bertemu warga, Menteri Eko bersama Ketua Komisi V DPR Fary Francis mengikuti perlombaan tarik tambang melawan warga. Dalam perlombaan tersebut, kelompok Menteri Eko yang juga diperkuat sejumlah pejabat Kementerian Desa keluar sebagai pemenang.

Selanjutnya Menteri Desa menuju Kabupaten Timor Tengah Utara untuk mengikuti upacara penurunan bendera Merah Putih di halaman kantor bupati setempat. (gma/giran/kompas)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda