Home / Humaniora / Mengenal Kesehatan Mental Sambil Bermain dalam ToT ‘Light The Mind’

Mengenal Kesehatan Mental Sambil Bermain dalam ToT ‘Light The Mind’

Para Pelajar Bermain Board Game 'Carpe Diem' sebagai media pembelajaran kesehatan mental
Para Pelajar Bermain Board Game 'Carpe Diem' sebagai media pembelajaran kesehatan mental

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Rangkaian pelatihan berbasis game terkait kesehatan mental untuk murid, guru dan digelar di Kupang pada September 2018.

Kesehatan mental seringkali dianggap sebelah mata dan tidak sepenting kesehatan jasmani oleh masyarakat. Sementara itu, di sekitar kita semakin banyak yang menderita penyakit gangguan jiwa, seperti kecemasan (anxiety) dan depresi.

Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan lebih dari 300 juta orang hidup dengan depresi dan diprediksi pada tahun 2020, depresi akan menjadi beban penyakit tertinggi kedua di dunia setelah penyakit jantung.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi dengan tingkat prevalensi gangguan emosional mental tertinggi. NTT juga termasuk dalam 8 provinsi di Indonesia yang tidak memiliki fasilitas untuk kesehatan mental (rumah sakit).

Universitas Islam Bandung (Unisba), School of Public Health and Community Medicine, University of New South Wales (SPHCM-UNSW) dan Kummara Game Studio & Consultant menggelar kegiatan “Light The Mind”, pada Senin-Rabu, 3-5 September 2018 di Hotel On The Rock, Kupang.

Baca Juga :  Puskesmas Oebobo di Kupang Tidak Layak Pakai

‘Light The Mind’ merupakan sebuah rangkaian kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama remaja di Kupang mengenai pentingnya kesehatan mental. Murid, guru dan perwakilan pemerintah yang menjadi peserta akan diajak untuk bisa memahami berbagai aspek terkait kesehatan mental, terutama depresi, melalui proses pembelajaran interaktif berbasis board game (Game-Based Learning).

Setelah kegiatan Focus Group Discussion yang ditujukan untuk mengetahui akar permasalahan dari kurangnya kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental, Training of Trainers (ToT) dilaksanakan untuk melatih para peserta menggunakan board game dalam proses pembelajaran.

Board game yang digunakan pada kegiatan ini adalah “Carpe Diem”, yang mengangkat tema kesehatan mental dan didesain khusus untuk program ‘Light The Mind’

Fasilitator dalam acara ini adalah Dr Titik Respati, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (UNISBA), sebagai ketua program “Light The Mind”; Dr Jerico F. Pardosi dan Dr Adrienne Withall, dosen School of Public Health and Community Medicine, University of New South Wales (SPHCM-UNSW), sebagai praktisi kesehatan masyarakat dan pemerhati kesehatan jiwa.

Baca Juga :  EU-UNDP Dukung Terciptanya Sistem Peradilan Anak yang Terintegrasi

Fasilitator lain adalah Eko Nugroho, Rio Fredericco, Rezza Rainaldy dan Aughya Shandriasti, sebagai game designer dari Kummara, bersama dr Yuli Butu sebagai penasihat teknis serta didampingi oleh Sadida Satri sebagai asisten riset.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian awal dari rencana riset berkelanjutan untuk mengembangan media dan proses pembelajaran terkait kesehatan mental yang efektif untuk kemudian bisa diimplementasikan secara nasional. Acara ini ini didukung oleh Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (Skema Dana Hibah Alumni) yang diadministrasikan oleh Australia Awards in Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa memotivasi lebih banyak pihak untuk bisa sama-sama terlibat aktif dalam upaya meminimalisir stigma terkait kesehatan mental dan mempromosikan pentingnya kesehatan mental kepada masyarakat luas. (*)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda