Home / Hukum / Mendagri Pastikan Pecat ASN Terduga Teroris

Mendagri Pastikan Pecat ASN Terduga Teroris

mendagri01

Bagikan Halaman ini

Share Button

 

Ende–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan akan memecat aparatur sipil negara (ASN)  terduga teroris.

Salah satu PNS terduga teroris yang akan dipecat berasal dari Probolinggo, Jawa Timur. ASN tersebut ditangkap bersama tiga orang lainnya oleh Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror pada Selasa (29/5) malam karena diduga terlibat terorisme.

“Kalau dia PNS, segera kita proses pemberhentian, biar diproses secara hukum,” katanya kepada wartawan di sela-sela Festival Parade Pesona Kebangsaan di Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (31/5) malam.

Menurut Thahjo, PNS adalah orang yang harus setia dan taat kepada pancasila dan bangsa Indonesia. PNS yang tidak setia kepada ideologi bangsa, diberhentikan.

Dia memastikan penangkapan terhadap PNS di Probolinggo didukung data akurat. “Densus 88 yang menangkap seseorang yang diindikasikan terlibat jaringan teroris, pasti gerak-geraknya sudah dicermati sejak lama,” ujarnya.

Baca Juga :  Menteri Desa dan PDTT Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

Empat orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Probolinggo ialah AG, 54, KL 52, BI, 49, dan KS, 42.

Adapun festival parade kebangsaan yang digelar jelang peringatan hari lahir pancasila pada 1 Juni 2018, tidak hanya membaurkan keberagaman budaya di daerah itu, tetapi juga warga dari agama berbeda serta melestarikan musyawarah dan gotong royong.

Nilai-nilai budaya itu digali, dilestarikan dan diangkat ke tingkat nasional dan internasional demi mempercepat pembangunan dan meningatkan kesejahteraan rakyat.

Menurut Thahjo Keputusan Presiden (Kepres) tentang 1 Juni sebagai hari lahirnya pancasila, bertujuan mengingatkan masyarakat tentang pancasila sebagai ideologi bangsa. “Ende menjadi bagian dari inspirasi secara nasional,” ujarnya. (gma/sumber: mediaindonesia)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda