Home / Daerah / Masyarakat Heran Melihat Petugas PLN Bekerja tanpa Matikan Listrik

Masyarakat Heran Melihat Petugas PLN Bekerja tanpa Matikan Listrik

Foto : PLN IUW NTT
Foto : PLN IUW NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button

Labuan Bajo—Yohanes Fernandes Lay supervisor PDKB UP3 FBB mengenakan pakaian orange, kacamata hitam, sepatu safety, helm, dan sarung tangan identik dengan seorang Petugas PLN.

Yohanes berasal dari Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan). Tahukah jika ada seroang petugas PLN yang berjibaku bahkan bertaruh nyawa melakukan pemeliharaan agar listrik tetap menyala?

Seperti halnya yang dilakukan Yohanes Fernandes Lay yang akrab dipanggil Juven , supervisor dari Tim PDKB PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Flores Bagian barat yang berkedudukan di labuan Bajo. Memegang kabel bertegangan menengah sudah bukan hal baru bagi Juven.

Bahkan sudah delapan tahun, ribuan kabel bertegangan 20.000 volt yang ia pegang menggunakan stick. Tak hanya itu, berdiri di tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) hampir setiap hari dilakukan untuk melakukan pemeliharaan jaringan.

Juven saat melakukan bersentuhan langsung dengan kabel mengaku awalnya takut ketinggian tapi karena support teman-teman, keberanian dan keyakinan dengan sabuk dan pengawasan akhirnya saya tenang. Memang sempat kaget karena percikan api yang bersentuhan antara kabel dan stick. Namun semua dilakukan agar masyarakat tetap menikmati listrik,” ungkap juven

Baca Juga :  Warga Miskin Perkotaan di NTT Bertambah

Menjadi pasukan PDKB TM di Manggarai Barat ini bukanlah pasukan berani mati. Namun mereka adalah pasukan mati matian berkerja agar listrik tetap menyala. Menjadi pasukan khusus ini Mudah apabila mengikuti SOP, berat kalau ada kendala saat menyelesaikan pekerjaan selama berjam-jam di tiang listrik tanpa turun.

Pernah 4 jam di tiang listrik dan dibawah matahari untuk memelihara jaringan listrik agar tetap lancar dan bisa menerangi setiap wilayah manggarai barat yang dikenal Labuan bajo sebagai kota wisata Dunia yang harus dijaga keandalannya.tambahnya. Tidak hanya itu, Sering sekali saat melakukan Pekerjaan sisip tiang ditonton oleh warga sekitar.

Karena pekerjaan kami ini membutuhkan peralatan banyak seperti stick 5 , bungkus traves, lalu ada cover untuk menutup kabel/konduktor. Pada saat kerja , konduktor dipasang di isolator dan pada saat kerja ada percikan yang menandakan ada arus.

Baca Juga :  ASDP Masih Tutup Pelayaran Kecuali Rute Bolok-Hansisi

Sontak warga yang sekitar situ melihat bunyi percikan dan mereka mengatakan, kenapa tidak dipadamkan saja? Itu kan berbahaya dan beresiko , adalagi yang mengatakan kasihan anak orang sampai kenapa-kenapa? ucap warga yang melihat pekerjaan PDKB

Pekerjaan PDKB ini dikerjakan secara live, artinya tidak dipadamkan sama sekali dan memang sebelum memanjat, setiap permasalahan pribadi antar anggota harus diselesaikan terlebih dahulu, kondisi kesehatan, fisik, kedisiplinan, patuh pada SOP merupakan prinsip dasar yang harus dipatuhi seperti yakni, zero accident, patuh pada SOP, keutamaan teamwork, dan profesionalisme kerja.

Lanjut Juven, Musuh besar bagi kami menjalankan tugas adalah cuaca. Karena peralatan dan perlengkapan kotor beresiko licin dan harus setiap hari dibersihkan, tidak hanya itu medan yang berlumpur juga menjadi tantangan tersendiri. Untuk menjaga stamina tetap prima dan kuat saya mengingatkan tim untuk istirahat, jaga makan, dan berolahraga,” ujarnya. (pln)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda