Home / Sport / Manatika, Taekwondo Tradisional asal TTU

Manatika, Taekwondo Tradisional asal TTU

Mana’tika/Foto: Lintasntt.com
Mana’tika/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kefamenanu–Warga Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) dihibur dengan hiburan Mana’tika.  Mana’tika adalah kesenian adu tendangan yang dilakukan oleh dua orang pria dewasa dengan posisi saling membelakangi.

Atraksi Mana’tika ditampilkan dalam kegiatan Festival budaya dalam rangka perayaan HUT ke-95 Kota Kefamenanu. Mana’tika adalah suatu olah raga tradisional Atoni Meto di TTU. Sepintas Mana’tika menyerupai olahraga taekwondo, tetapi bedanya, Mana’tika hanya menggunakan kaki saja.

Dari aspek waktu Mana’tika biasanya dilakukan saat pengusungan jenazah ke makam atau bagi kalangan muda Mana’tika digelar pada saat tertentu untuk menguji ketangkasan adu otot.

“Pertandingan Mana’tika yang dilaksanakan tadi malam merupakan upaya melestarikan seni budaya daerah yang hampir punah,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten TTU Yohanes Sanak kepada Kompas.com, Senin (18/9/2017).

Baca Juga :  Marquez 'Pole' di Silverstone, Rossi Nomor 4

“Mana’tika sebagai olah raga tradisinal yang mengandalkan ketangkasan dan kekuatan kaki (mirip taekwondo) biasa dilakukan pada saat setelah pemakaman jenazah tokoh tertentu dan juga dilakukan pula setelah panen,”sambungnya.

Menurut Yohanes, seni beladiri tradisional ini unik, karena hanya ada di beberapa kecamatan di TTU dan Ambeno, Timor Leste.

Saat ini, tidak banyak orang muda yang masih menggeluti olah raga tersebut. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk merangsang kaum muda guna turut melestarikan seni budaya warisan leluhurnya.

Selain itu, kegiatan Mana’tika bertujuan pula untuk memeriahkan HUT Kota Kefamenanu yang rutin dilaksanakan setiap tahun, yakni selama lebih dari sepekan yakni mulai tanggal 12-22 September.

Baca Juga :  Tidak Harmonis dengan Rossi, Lorenzo Resmi Tinggalkan Yamaha

“Kegiatan Mana’tika ini sudah lima tahun berturut-turut digelar. Kegiatan ini sangat menghibur warga TTU dan pada saat pertandingan penonton membludak sehingga kita berharap kegiatan ini terus digelar setiap tahunnya,”tutupnya. (kompas.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda