Home / Humaniora / Makan Lemak Jenuh Terlalu Banyak Membahayakan Jantung

Makan Lemak Jenuh Terlalu Banyak Membahayakan Jantung

Ilustrasi dari Shutterstock
Ilustrasi dari Shutterstock

Bagikan Halaman ini

Share Button

LEMAK jenuh merupakan jenis asam lemak yang ditemukan pada produk susu tinggi lemak, daging, mentega, dan masih banyak lagi.

Meski beberapa jenis asam lemak jenuh menyehatkan, tetapi mengonsumsi terlalu banyak lemak jenis ini bisa meningkatkan risiko penyakit kronis karena dapat membuat kadar Kolesterol jahat naik.

Seperti diketahui Kolesterol tinggi menyebabkan penumpukan plak yang lama kelamaan menyumbat pembuluh darah. Kondisi itu bisa berakibat fatal karena memicu serangan jantung atau stroke.

Asosiasi jantung Amerika merekomendasikan membatasi lemak jenuh dari makanan tidak lebih 7 persen dari total kalori harian. Jika asupan kalori kita sekitar 2.000 ini berarti kita seharusnya mengonsumsi lemak jenuh kurang dari 16 gram.

Baca Juga :  Ekspedisi NKRI Gelar Operasi Katarak Gratis

Tapi, jika Anda sudah memiliki kadar Kolesterol tinggi, batasi lemak jenuh sekitar 5-6 persen atau 11-13 gram dalam sehari.

Kandungan kalori dalam lemak jenuh sangat tinggi. Jika setiap gram karbohidrat dan protein mengandung 4 kalori, maka lemak (termasuk lemak jenuh) mengandung 9 kalori setiap gramnya.

Oleh karenanya, mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh bisa meningkatkan kalori ekstra dalam tubuh. Mengonsumsi kelebihan 250 kalori setiap hari bisa membuat berat badan naik 0,5 kilogram dalam seminggu. (sumber: Fitday/kompas.om)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda