Home / Sains-Tekno / Mahasiswa UI Ciptakan Pesawat Tanpa Awak Bisa Menyelam di Air

Mahasiswa UI Ciptakan Pesawat Tanpa Awak Bisa Menyelam di Air

Mahasiswa UI dan Drone yang Bisa Menyelam di Air/Foto Brilio
Mahasiswa UI dan Drone yang Bisa Menyelam di Air/Foto Brilio

Bagikan Halaman ini

Share Button

ANGGOTA Tim Robotik Universitas Indonesia (UI) berhasil menciptakan pesawat tanpa awak (drone) yang bisa menyelam di air laut. Drone ini juga bisa bekerja di permukaan air.

Para mahasiswa tersebut berasal dari mahasiswa jurusan Perkapalan Fakultas Teknik, menghabiskan Rp15 juta untuk menciptakan satu drone.

Zulfah Zikrina, salah satu anggota tim robotik ini, drone dalam air ciptaan mereka menggabungkan dua fungsi yaitu otomatis dan manual. “Pengguna bisa memilih antara dua fungsi tersebut,” kata Zulfah kepada brilio.net di Jakarta.

Zulfah menambahkan, drone ini bisa mencapai kedalaman hingga 100 meter. Selama ini drone di dalam air tersebut dipergunakan untuk observasi sebuah benda yang ada di dalam air. “Drone dilengkapi kamera dan bisa langsung memantau benda yang diobservasi dari layar monitor yang ada di daratan,” kata Zulfah.

Baca Juga :  UI Luncurkan City Car dan Bus Bertenaga Listrik

Saat ini drone buatannya mempunyai kecepatan 1 meter per detik untuk maju dan 0,5 meter per detik untuk turun ke bawah permukaan laut. Zulfah mengaku semua alat yang dipakai drone ini bisa didapat di dalam negeri. Hanya baling-baling yang mereka beli dari luar negeri.

Biaya yang dihabiskan untuk membuat satu drone sekitar Rp15 juta. Namun Zulfah yakin jika diproduksi dalam jumlah banyak, biaya yang diperlukan tidak akan sampai Rp10 juta. Drone ini bisa dimanfaatkan untuk mengemban misi di dalam air seperti mendeteksi jumlah ikan, dan misi lainnya di dalam air.

Beberapa waktu lalu mereka sempat menjajaki kerjasama dengan sebuah perusahaan minyak dan gas dalam negeri untuk memproduksi drone tersebut, namun karena beberapa hal, kerja sama ini belum bisa dilakukan.

Baca Juga :  Studi: Alam Semesta Sedang Sekarat, Menuju Kehancuran Total

“Perusahaan migas itu selama ini masih menggunakan drone yang mereka sewa dari luar negeri. Pada prinsipnya produk kami bisa diproduksi dalam jumlah banyak,” tambah Zulfah. (brilio)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda