Home / Bisnis / Mahasiswa Politeknik Kupang Dilatih Jadi Teknisi PLTS

Mahasiswa Politeknik Kupang Dilatih Jadi Teknisi PLTS

Foto: lintasntt.com
Foto: lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak 24 mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur dibekali pengetahuan tentang teknisi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), Senin (25/2).

Kegiatan ini kerjasama antara Politeknik dan perusahaan asal Jerman, Deutsche Gesellschaft Für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) untuk menghasilkan teknisi yang nantinya bertugas memelihara sistem PLTS yang terus bertumbuh di daerah itu.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua pekan dengan metode ceramah dan praktek di dalam dan luar ruangan. “Kendala yang kita hadapi saat ini ialah keberlanjutan dari PLTS yang sudah dibangun karena keterbatasan teknisi,” kata Paulus Kedang dari Dinas Energi dan Sumber Daya dan Mineral (ESDM) NTT.

Karena itu, untuk menjamin keberlanjutan PLTS, pengetahuan mengenai dasar-dasar teknologi PLTS seperti instalasi, pemeriksaan dan pengujian, serta pengoperasian dan pemeliharaan sistem.

Baca Juga :  Kemendag Pantau Harga Gula di Kupang dan Belu

Akan tetapi teknisi yang dilatih tersebut dinilai masih kurang lantaran banyaknya PLTS off-grid yang dibangun di desa-desa terpencil. Salah satu solusinya, pemeritah bisa menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BumDes) untuk turut memelihari PLTS.

Menurutnya, potensi penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di NTT menjanjikan karena sekitar 20-30% daerah ini belum dijangkau listrik PLN. “Lebih lanjut 10 dari 22 kabupaten kota di NTT memiliki rasio elektrifikasi dibawah 50%,” ujarnya.

Karena itu, PT PLN juga mengoperasian PLTS on-grid. Salah satunya yang terbesar di Indonesia dengan kapasitas 5 MWp di NTT. Selain itu, lebih dari 40 mini grid off-grid skala kecil beroperasi di wilayah NTT yang di bangun dari dana APBN dan dana alokasi khusus (DAK) energi skala kecil.

Baca Juga :  TPDI Se-NTT Bahas Strategi Pengendalian Inflasi

Dengan potensi sebesar itu, menurut Dia, persiapan sumber daya manusia di subyek PLTS menjadi sangat penting, dan peran Politeknik Negeri Kupang menjadi strategis untuk memastikan pengelolaan PLTS bisa dilakukan sumber daya manusia lokal.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Kupang Ambrosius Timo mengatakan pelatihan tersebut merupakan indak lanjut dari kegiatan pelatihan yang sama pada akhir tahun lalu, di Makassar dan Jakarta dengan mendatangkan pelatih langsung dari Renewable Energy Academy (RENAC) Jerman. (sumber: mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda