Home / Humaniora / Lulusan SMP Negeri 1 Kupang Dilarang Coret Seragam

Lulusan SMP Negeri 1 Kupang Dilarang Coret Seragam

Ilustrasi: Siswa SMP/Foto: Gamaliel
Ilustrasi: Siswa SMP/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Pengumuman kelulusan di SMP Negeri 1 Kupang akan digelar sore hari serta dihadiri orang tua dan wali siswa.

Kebijakan itu bertujuan menghindari siswa melakukan aksi coret seragam sekolah seperti yang sering dilakukan siswa saat pengumuman kelulusan.

“Saya bersama guru akan menggelar rapat dengan kemudian kita mengambil langkah strategis baru menghindari coret-coret seragam, caranya tidak melakukan pengumuman lewat media,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Kupang Thimotius M Selly kepada wartawan kemarin.

Kehadiran orang tua pada pengumuman kelulusan siswa kelas III tersebut juga sebagai tanda pelepasan siswa. Jika pengumuman kelulusan lewat media massa, Thimotius khawatir siswa akan langsung mencoret-coret seragam setelah melihat namanya diumumkan sebagai siswa yang lulus ujian nasional (UN).

Baca Juga :  Indonesia-Timor Leste Kerjasama Tanggulangi AIDS

Menurutnya, ketika siswa diumumkan lulus UN, saat itu ia menyandang predikat sebagai alumni SMP Negeri 1.

“Mereka masuk sebagai anggota OSIS, ketika itu kita membuat api unggun sebagai tanda diterima sebagai siswa baru. Ketika mereka lulus juga harus kita lepaskan identitasnya sebagai siswa sekaligus kita menyematkan tanda sebagai alumi,” kata Thimotius.

Sesuai rencana, seluruh siswa yang lulus ujian diminta menyumbangkan seragamnya bagi siswa lain yang membutuhkan. “Saya akan mengimbau kepada mereka pada saat pengumuman dan sekaligus acara pelepasan,
mereka rela menyerahkan seragam mereka kepada adik-adik yang membutuhkan,” ujarnya. (rr)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda