Home / Bisnis / Lima Kopi Khas NTT Dipamerkan di Kupang

Lima Kopi Khas NTT Dipamerkan di Kupang

Festival Kopi Khas NTT/Foto: Lintasntt.com
Festival Kopi Khas NTT/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Aneka cita rasa kopi khas Nusa Tenggara Timur (NTT) dipamerkan dalam festival kopi yang berlangsung di Kupang, Sabtu (30/3) malam.

Lima kopi khas itu ialah Manggarai, Bajawa, Timor, Flores Timur, dan Lembata. Festival kopi diprakarsai manajemen Hotel Aston Kupang bersama Dinas Pertanian NTT, dinas pertanian kabupaten, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berlangsung di Leet Sky Dining and Lounge Lantai 18 hotel tersebut.

Festival kopi tersebut bertujuan mengangkat kembali khas kopi NTT sehingga kian dikenal di daerah. Bahkan, Kopi Manggarai misalnya pernah mendapat predikat sebagai kopi terbaik dunia di Paris, Prancis.

“Anehnya kita di NTT ini, ketika orang bertamu disuguhkan kopi lain yang bukan kopi asli NTT. Itu kan aneh,” kata Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat menyampaikan sambutan pada acara festival kopi tersebut.

Viktor mengatakan warga NTT harus bangga karena memiliki kopi dengan cita rasa yang khas. Untuk itu, pemerintah mulai mendorong hotel-hotel berbintang maupun kafe di Kota Kupang dan kota-kota kabupaten hanya menyiapkan kopi asli NTT, termasuk instansi pemerintah.

Baca Juga :  Petani Belu Berhasil Kembangkan Bawang Merah Varietas Tuktuk

“Kita harus bangga bahwa kopi kita itu mempunyai cita rasa yang sangat luar biasa. Kebijakan ini juga berlaku bagi seluruh instansi pemerintah. Intinya tidak boleh menyiapkan kopi yang bukan kopi asli NTT,” ujarnya.

Selain itu, maskapai penerbangan yang terbang dari NTT juga didorong menyiapkan kopi khas NTT. Menurut Laiskodat, saat ini pasar terbesar kopi ada di seluruh pulau. Karena itu, salah satu kebijakan yang didorong ialah membangun kafe penjulaan kopi di berbagai lokasi strategis. “Kita banyakin tempat jualan kopi, mesinnya kita siapkan dan mendorong UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, pengusaha kopi asal Labuan Bajo, Manggarai Barat, Werry yang memamerkan kopi Flores merek La Bajo. Permintaan kopi Manggarai di Flores maupun di Kupang cukup tinggi. “Produksi dan penjualan setiap bulan mencapai 1,5 ton sampai dua ton,” katanya.

Baca Juga :  Menperin: Rusia Incar Investasi Industri Kapal dan Pesawat

Saat ini, Kopi La Bajo dalam kemasan sudah dijual di hotel-hotel berbintang di Labuan Bajo, serta supermarket dan kafe di Kota Kupang. Sedangkan biji kopi dipasok ke sejumlah eksportir di Surabaya, Jawa Timur, dan juga ke sejumlah pabrik kopi. kopi La Bajo juga bisa dibeli sebagai oleh-oleh dengan kemasan 100 gram maupun 250 gram. “Harapan saya, hotel-hotel berbintang di Kupang mulai melirik kopi lokal,” ujarnya.

General Manager Aston Hotel Kupang dan Convention Center Deddy Thalib mengatakan pasca festival kopi, pihaknya langsung menetapkan Leet Sky lantai 18  sebagai tempat para tamu dan warga Kota Kupang menikmati kopi.

Deddy mengatakan banyak pengusaha telah menawarkan diri untuk memamerkan kopinya di festival tersebut, namun hanya terpilih lima lantaran keterbatasan tempat. ( sumber: mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda