Home / Nasional / KRI dr Soeharso Lanjutkan Pelayanan Kesehatan di Pulau Terpencil

KRI dr Soeharso Lanjutkan Pelayanan Kesehatan di Pulau Terpencil

KRI dr Soeharso (KRI SHS)-990
KRI dr Soeharso (KRI SHS)-990

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–KRI dokter Soeharso-99 tiba kembali di Tanah Air, Rabu (3/2) setelah melakukan misi kemanusiaan di Timor Leste selama tiga hari.

Kapal tersebut tiba di dermaga Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang disambut Komandan Brigjen (Mar) Siswoyo H Santoso, Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang Brigjen Heri Wiranto, dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Kapal tersebut dijadwalkan melanjutkan misi kemanusiaan di sejumlah pulau kecil di Maluku yakni Wetar, Kisar, Lirang, Moa, dan Lako. (baca juga : http://www.lintasntt.com/kri-dr-soeharso-tiba-di-timor-leste-siap-layani-2-000-pasien/

“Sekitar 5.000 pasien telah ditanggani oleh satgas bakti kesehatan di Timor Leste dan Kabupaten Belu. Semua gratis tidak dipungut biaya. Kegiatan ini merupakan misi bakti sosial pertama yang diemban oleh KRI SHS-990 di luar negeri bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan diutamankan melayani saudara-saudari kita di pulau terpencil,” katanya.

Baca Juga :  Bawaslu Putuskan PBB Ikut Pemilu 2019

Misi kemanusian ini dimulai sejak tanggal 25 Januari-12 Februari melibatkan tim medis dari TNI AD, TNI AU dan TNI AL.

“KRI dokter Soeharso memiliki lima ruang operasi yang siap digunakan secara bersamaan, enam poli serta 51 dokter spesialis yang siap melayani para pasien. Untuk melakukan evakuasi udara, KRI SHS-990 juga membawa satu helikopter Bell 412 EP milik Skuaron 400 Wing Udara 1 Puspenerbal,” ujarnya.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengaku bangga dengan pelayanan kemanusian yang dilakukan KRI Soeharso di negara tetangga. Gubernur juga menyambut baik rencana KRI Soeharso yang akan melakukan pelayanan kesehatan di pulau-pulau terpencil.

“Bakti Kesehatan yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan dan TNI di Timor Leste merupakan bagian dari memupuk persaudaraan antara Indonesia dengan negara tersebut. Warga negera Timor Lesta adalah keluarga kita juga. Oleh sebab itu sangat penting untuk menjaga silaturami diantara negara Timor Leste dan Indonesia. Selain itu, dengan pelayanan di pulau terpencil menandakan bahwa pemerintah pusat memiliki perhatian kepada masyarakatnya khususnya yang ada di pelosok,” ujarnya.(rr)

Baca Juga :  Luhut: Konektivitas Diperlukan untuk Keseimbangan Distribusi Ekonomi

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda