Home / Politik / KPU NTT Antisipasi Surat Suara Tertukar Antardapil

KPU NTT Antisipasi Surat Suara Tertukar Antardapil

Yosafat Koli/Foto: Lintasntt.com
Yosafat Koli/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Anggota KPU Nusa Tenggara Timur (NTT) Yosafat Koli mengingatkan pemilih tidak hanya mengenali warna kotak suara, tetapi juga daerah pemilihan (dapil) dan nama calon anggota legislatif.

“Jangan hafal warna surat suara saja karena bisa saja warnanya benar tapi isinya bukan dari dapil setempat,” kata Yosafat saat kegiatan sosialisasi tentang kampanye, distribusi logistik, daftar pemilih tambahan dan daftar pemilih khusus yang digelar Bawaslu NTT di Kupang, Jumat (15/2).

Kegiatan itu bertujuan memaksimalkan peran dan fungsi pengawasan penyelenggaraan pemilu 2019. Ada lima warna surat suara yakni hijau untuk DPRD kabupaten dan kota, biru DPRD Provinsi, kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD, dan abu-abu untuk Pilpres.

Baca Juga :  Antonius-Agustinus Unggul di Pilkada Flores Timur

Yosafat menyebutkan dalam sebuah kegiatan sosialisasi, warga menanyakan warna surat suara, namun tambah Dia, pengenalan dapil juga penting. Pasalnya ada kejadian surat suara tertukar pada pilkada maupun pemilu. “Kalau salah coblos surat suara bukan dari dapil setempat mengakibatkan surat suara tidak sah. Bisa saja surat suara dari Dapil NTT 1 tertukar ke Dapil NTT 2,” ujarnya.

Karena itu, KPU akan teliti dan cermat saat proses sortir surat suara hingga distribusi ke tempat pemunggutan suara (TPS). (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda