Home / Nasional / Kota Kupang Titipkan Tujuh Impian di Kapsul Waktu

Kota Kupang Titipkan Tujuh Impian di Kapsul Waktu

Kapsul Waktu
Kapsul Waktu

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Kapsul Waktu 70 Tahun RI tiba di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Sabtu pekan lalu. Seperti di daerah lainnya, Kota Kupang juga memasukan tujuh impian ke dalam kapsul waktu. Tujuh impian itu dibacakan oleh siswi SMP 8 Kupang, Claudia Jandy. Cincy diharapkan kelak menjadi saksi setelah kapsul waktu dibuka pada 2085.

Tujuh impian itu ialah:

1. Menjadi Kota yang modern berbasis teknologi dan pusat pelestarian budaya.

2. Menjadi kota industri yang berorientasi pada eksport Asia Pasifik

3. Menjadi pusat pertumbuhan ekonomi regional dan kota yang sangat layak huni.

4.Kecerdasan dan kesehatan masyarakat Kota Kupang yang prima.

5. Pendapatan per kapita Kota Kupang sudah sama dengan Negara berkembang dunia di atas 30 juta/orang/tahun.

Baca Juga :  Enam Kecamatan di NTT Sudah Dilanda Kekeringan

6, Infrastruktur Kota Kupang sudah harus setara dengan kota-kota di Asia atau Kota Metropolitan dan

7. Kemandirian masyarakat untuk mengadakan fasilitas umum.

Sesuai menerima kapusl waktu, Herman menyebutkan sebuah impian tanpa kerja adalah hanya mimpi belaka, semua kerja tanpa misi adalah mengigo di malam hari.  “Ini adalah dasar impian kita yang sudah kita masukan isinya didalam kapsul waktu. Impian kita berorientasi ke Asia Pasifik, makanya salah satu impian kita ialah menjadi kota industri yang berorientasi ekspor,” katanya.

Impian Kupang juga akan menjadi sebuah kota berbasis teknologi, namun Kota Kupang juga harus menjadi kota yang berbudaya. Dan mimpi-mimpi lain yang tentunya bermuara pada kesejahteraan warga Kota Kupang nantinya.

Baca Juga :  Ritual Pecah Kendi Sambut Pesawat Baru Presiden RI

“Mimpi untuk 70 tahun ke depan sudah kita simpan.Jawabannya ada pada kita yaitu bekerja seperti harapan Presiden. Tidak hanya bekerja tapi bekerja yang terstruktur, terencana dan prioritas,” tuturnya.

Dia mengajak semua elemen untuk mulai saat ini rapatkan barisan untuk bekerja sesuai kemampuan dan kapabilitas dalam bidang masing-masing. Dengan demikian impian Kota Kupang bisa jadi kenyataan dan generasi akan menghargai pendahulu-pendahulunya, jika impian kita jadi kenyataan. (rr)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda