Home / Humaniora / Korban Meninggal akibat DBD di NTT Bertambah jadi 4 Orang

Korban Meninggal akibat DBD di NTT Bertambah jadi 4 Orang

Ilustrasi/foto: web
Ilustrasi/foto: web

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Korban meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD) di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (23/1/2020) bertambah menjadi 4 orang dari sebelumnya tiga orang.

Sedangkan korban DBD yang menjalani perawatan di rumah sakit bertambah dari 286 orang menjadi 353 orang.

Sesuai laporan Dinas Kesehatan NTT yang diterima lintasntt.com, tambahan korban meninggal berasal dari Sikka sehingga menambah jumlah korban meninggal di daerah itu menjadi dua orang.

Begitu juga penderita DBD di Sikka bertambah menjadi 182 orang dari satu hari sebelumnya 159 orang. Sedangkan dua korban meninggal lainnya masing-masing berasal dari Alor dan Lembata.

Penderita DBD terdapat di 12 dari 22 kabupaten dan kota yakni Kota Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Alor, Flores Timur, Lembata, Ende, Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan Kamis 18 Juni

Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Minggu minta masyarakat segera memberantas sarang nyamuk di lingkungannya masing-masing dengan melakuan 3M Plus yakni menguras dan menutup tempat penampungan air serta mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air.

Selain itu, masyarakat perlu tahu gejala DBD yakni demam 2-7 hari dan biasanya mencapai 39 derajat celcius, nyeri otot dan tulang, nyeri kepala dan gejala yang sering muncul ialah timbul bintik-bintik merah pada kulit. Apabila ada gejala seperti itu pada penderita, segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan pengobatan. (mi/gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda