Home / Humaniora / Korban Meninggal Akibat DBD di NTT Bertambah jadi 17 Orang

Korban Meninggal Akibat DBD di NTT Bertambah jadi 17 Orang

ILUSTRASI: Korban DBD Dirawat di Rumah Sakit SK Lerik, Kota Kupang/Foto: Lintasntt.com
ILUSTRASI: Korban DBD Dirawat di Rumah Sakit SK Lerik, Kota Kupang/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Korban meninggal akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) di NTT bertambah satu orang menjadi 17 orang.

Korban terakhir yang meninggal seorang anak asal Melolo di Kecamatan Umalulu sekitar 62 kilometer utara Waingapu, ibu kota Sumba Timur. Ia meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Lindimara, Waingapu.

Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur dokter Chrisnawan Try Haryantara mengatakan korban tiba di rumah sakit dalam kondisi Dengue Shock Syndrome (DSS). DSS ditandai dengan suhu tubuh di bawah normal, nadi dan tensi menurun, serta trombosit menurun drastis.

“Korban dirujuk dari puskesmas sampai di rumah sakit 24 jam meninggal,” kata kata dokter Chrisnawan Try Haryantara saat dihubungi lewat telepon, Minggu (10/2).

Baca Juga :  Warga Miskin Kota Kupang akan Terima Raskin ke-14

Sedangkan total pasien DBD di Sumba Timur bertambah 10 orang menjadi 271 orang, dari satu hari sebelumnya 261 orang. Adapun total penderita DBD di NTT selama Januari-8 Februari sebanyak 1.826 orang. (sumber: mi/po)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda