Home / Hukum / Korban Bentrok di Manusak Kena Panah dan Lemparan Batu

Korban Bentrok di Manusak Kena Panah dan Lemparan Batu

Ilustrasi: Polisi Berjaga-Jaga di Naibonat saat bentrok awal Juni 2019/Foto: Polres Kupang
Ilustrasi: Polisi Berjaga-Jaga di Naibonat saat bentrok awal Juni 2019/Foto: Polres Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Korban luka akibat bentrokran antarperguruan silat di Desa Manusak, Kecamatan Kupang, NTT, Kamis (6/6) dini hari sebanyak empat orang. Sedangkan korban meninggal satu orang.

Sesuai laporan yang diterima lintasntt.com, tiga korban luka terkena panah dan satu orang terkena lemparan batu.

Korban terkena panah berasal dari pihak penyerang yakni Amaro Antonio Virgilio Da Costa Guterres, 23, asal Sulamu, terkena panah di punggung bagian belakang, Andre Da Silva 21, asal Manusak terkena panah di pipi sebelah kiri, dan Markus Basilio, 22, asal Naibonat, terkena panah di pantat.

Sedangkan satu korban terkena lemparan batu di kening bernama Januario Hendrikus, 58, Pegawai Negeri Sipil TNI AD beralamat di Naibonat.

Baca Juga :  Ibu Ikut Acara Keagamaan di Atambua, Ayah Perkosa Putrinya

Kapolda NTT Irjen Raja Erizman mengatakan saat kejadian anggota Polres Kupang dipimpin Wakapolres Kompol Robby JE Henuk dan didampingi oleh Kabag Ops, Kasat Intelka, dan Kasat Reskrim Polres Kupang mendatangi TKP untuk meredamkan suasana bersama personel TNI. (gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda