Home / Dunia / Konsul Baru Timor Leste Bertemu Gubernur NTT

Konsul Baru Timor Leste Bertemu Gubernur NTT

Gubernur NTT Frans Lebu Raya (kiri) Berdialog Bersama Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Francisco M.C.P Jeronimo (kanan). Foto: Humas
Gubernur NTT Frans Lebu Raya (kiri) Berdialog Bersama Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Francisco M.C.P Jeronimo (kanan). Foto: Humas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Konsul baru Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Francisco M.C.P Jeronimo bertemu Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya di Kupang, awal pekan ini.

Fransisco mengantikan konsul Timor Leste sebelumnya Feliciano Da Costa.

Lewat siaran pers yang diterima lintasntt.com, Kepala Biro Humas Setda NTT Semuel Pakereng menyebutkan pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, mengingat penduduk dua wilayah ini memiliki kesamaan budaya, dan bersaudara.

Kondisi itu yang membuat hubungan antarwarga NTT dan Timor Leste sangat dekat. Pada pertemuan tersebut, Gubernur Frans Lebu Raya mengatakan warga membuka tangan lebar-lebar untuk menerima kehadiran saudara mereka dari Timor Leste.

“Apabila ada persoalan, mari kita komunikasikan bersama agar hubungan yang sudah terjalin tetap harmonis. Saya berharap komunikasi yang sudah terbangun selama ini tetap terpelihara. Untuk menjaga hubungan persaudaraan itu, kami tetap komit untuk mendorong kerjasama di bidang ekonomi, olahraga juga seni dan budaya,” kata Lebu Raya.

Baca Juga :  Di KTT G20, Jokowi Memastikan Kebijakan AEoI Bermanfaat

Dia juga menyinggung soal kerjasama segitiga pertumbuhan Kupang, Dili dan Darwin bahkan perlu dibuka kembali jalur penerbangan Kupang-Dili-Darwin. Begitu juga konektivitas darat antara Kupang dan Dili harus menjadi prioritas.

Francisco Jeronimo datang bersama 10 orang untuk memperkenalkan diri dan bersilahturahmi bersama pemerintah NTT. “Saya berharap pertemuan ini bisa dilanjutkan apa yang sudah dibuat pejabat konsul terdahulu,” ujarnya.

Menurutnya persoalan batas wilayah administrasi pemerintahan bukan menjadi penghalang karena secara budaya, masyarakat kedua negara bersaudara.

Hadir dalam pertemuan itu antara lain Sekretaris Konsulat RDTL Kupang Elsio Rosario Sousa, Atase Imigrasi Timor Leste Konsulat RDTL Kupang Gregorio Pinto, Orpa malaikari, dan Staf Administrasi konsulat RDTL Kupang Teresinha Da Costa. (*/gma)

Baca Juga :  Gerhana 'Bulan Darah' Terjadi 08 Oktober 2014

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda