Home / Nasional / Komisi V DPR Setujui Anggaran 3 Kementerian Dipangkas

Komisi V DPR Setujui Anggaran 3 Kementerian Dipangkas

Rapat Komisi V DPR RI/Foto: Kementerian PUPR
Rapat Komisi V DPR RI/Foto: Kementerian PUPR

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta–Komisi V DPR RI hari ini menyetujui usulan penghematan tiga kementerian yakni Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.

Penghematan anggaran di kementerian dan lembaga merupakan perintah Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Langkah-langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian/Lembaga.

“Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyetujui alokasi anggaran dan program Kementerian/Lembaga mitra kerja Komisi V DPR RI dalam RAPBN-P Tahun Anggaran 2016,” ujar Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis saat rapat kerja di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Baca Juga :  Bunuh Teroris Santoso, 9 Prajurit TNI Naik Pangkat Luar Biasa

Penghematan anggaran terbesar dilakukan oleh Kementerian PUPR mencapai Rp 8,49 miliar yang dipangkas dari berbagai Direktorat Jenderal dan Badan Pengembangan Infrastruktur.

Dengan demikian APBNP Kementerian PUPR tahun 2016 yang akan direkomendasikan ke Badan Anggaran sebesar Rp 97, 07 miliar dari sebelumnya Rp 104,08 miliar. Angka tersebut sudah termasuk tambahan belanja mendesak sebesar Rp 963 juta.

Sedangkan Kementerian Perhubungan melakukan penghematan sebesar Rp 3,7 miliar dari pemangkasan di berbagai Direktorat Jenderal dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Dari besaran APBN Kementerian Perhubungan tahun 2016 sebesar Rp 48,4 miliar kemudian dipangkas menjadi Rp 42,9 miliar.

Tidak hanya itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melakukan penghematan Rp 542 miliar dengan memangkas berbagai program pengembangan desa. Sehingga pada APBNP 2016, anggarannya berubah menjadi Rp 8,08 miliar dari target awal sebesar Rp 8,55 miliar. (detik)

Baca Juga :  Pesawat Jatuh di Tual, 4 Orang Tewas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda