Home / Nasional / Komisi V DPR Menilai Kemenhub Abaikan Rekomendasi KNKT

Komisi V DPR Menilai Kemenhub Abaikan Rekomendasi KNKT

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi (kiri) bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi (kedua dari kiri), Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis (ketiga dari kanan), dan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore (pertama dari kanan) menggelar rapat bersama sejumlah anggota Komisi V DPR RI dan jajaran mitra komisi V di Bandara El Tari Kupang membahas pengembangan fasilitas bandara tersebut yang dijadwalkan rampung pada September 2019, Jumat (2/11). Foto: Lintasntt.com
Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi (kiri) bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi (kedua dari kiri), Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis (ketiga dari kanan), dan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore (pertama dari kanan) menggelar rapat bersama sejumlah anggota Komisi V DPR RI dan jajaran mitra komisi V di Bandara El Tari Kupang membahas pengembangan fasilitas bandara tersebut yang dijadwalkan rampung pada September 2019, Jumat (2/11). Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Ketua Komisi V DPR Fary Francis menilai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) khususnya perhubungan udara tidak serius menangani keselamatan penerbangan.

Hal itu terlihat dari 157 rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kepada perhubungan udara, baru 20 yang ditindaklanjuti.

“Ini artinya perhubungan udara tidak serius. Padahal katanya sudah difollow up,” kata Fary saat memimpin pertemuan bersama jajaran mitra Komisi V DPR di Bandara El Tari Kupang, Kamis (1/10).

Menurut Fary, rekomendasi KNKT harus ditindaklanjuti demi memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan bandara.

Fary bersama sejumlah anggota Komisi V DPR melakukan kunjungan kerja ke NTT untuk mengecek rekomendasi KNKT untuk keselamatan dan kenyamanan penerbangan di bandara tersebut, mengunjungi proyek pembangunan jembatan dan pelabuhan yang dikelola Pelindo III.

Baca Juga :  Menteri Susi Kejar Pencuri Ikan di NTT

Menurut Fary sejumlah kejadian kecelakaan pesawat pernah terjadi di Bandara El Tari seperti kecelakaan pesawat Kalstar dan Wings. Untuk itu, tambahnya Komisi V sudah minta kepada perhubungan udara menjalankan seluruh rekomendasi KNKT tersebut.

Menurutnya saat rapat dengar pendapat yang membahas kecelakaan Lion Air, Komisi V minta perhubungan udara menjelaskan pemanfaatan anggaran Rp250 miliar untuk mendanai pembinaan dan kelaikan udara. “Kita mau fokus ke situ, seperti apa tindak lanjut dari rekomendasi KNKT,” ujarnya.

Selain itu, tambah Fary, masih ada 32 rekomendasi untuk Airnav yang seluruhnya belum ditindaklanjuti. “Ada 32 rekomendasi dari KNKT baru 14 yang ditindaklanjuti,” kata anggota DPR asal Dapil NTT 2 tersebut. (gma)

Baca Juga :  Jokowi: Kalau Freeport Sulit Diajak Berunding, Saya Akan Bersikap

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda