Home / Daerah / KKP Bagikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan untuk Penumpang KM Wilis

KKP Bagikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan untuk Penumpang KM Wilis

Kartu Kewaspadaan Kesehatan/Foto: Medcom
Kartu Kewaspadaan Kesehatan/Foto: Medcom

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Kupang, NTT membagikan kartu kewaspadaan kesehatan untuk 89 penumpang KM Wilis yang sandar di Pelabuhan Tenau Kupang, Minggu (22/3) pagi.

Pembagian kartu kewaspadaan kesehatan bertujuan mencegah penyebaran virus korona (covid-19) di wilayah NTT.

Kepala KKP Kelas III Kupang, Putu Sudarma mengatakan itu dalam jumpa pers bersama Kadis Kesehatan NTT dokter Dominikus Mere, Kepala Biro Humas Marius Jelamu, Kadis Perhubungan Isyak Nuka dan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara El Tari, Barata Singgih.

Menurutnya, puluhan penumpang itu diketahui melakukan perjalanan dari dua daerah yang saat ini terpapar virus korona.

Dia menyebutkan kapal laut yang berlayar dari daerah yang terpapar virus korona, saat tiba di pelabuhan tujuan wajib menaikan isyarat karantia atau meminta ijin kepada KKP untuk sandar di dermaga. “Tadi kami memeriksa suhu tubuh penumpang dan anak buah kapal KM Wilis,” ujarnya .

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,6 dan 4,1 Guncang Lembata dan Sumba

Menurutnya, 89 penumpang tersebut dalam kondisi sehat termasuk anak buah kapal, namun langkah-langkah yang dilakukan tersebut sudah sesuai dengan prosedur standar yang dimiliki KKP termasuk pengawasan alat angkut.

“Sebagai kepala KKP, saya memastikan yang kami laksanakan di bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat, operasonalnya sesuai prosedur,” tandasnya.

Di bandara, KKP juga membagikan kartu kewaspadaan kesehatan kepada penumpang pesawat, yang dibagikan di atas kapal (on board).

“Setelah mendarat, penumpang diwajibkan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan menyerahkan kartu kewaspadaan kesehatan kepada petugas. Di dalamnya ada informasi setelah meninggalkan bandara, ke mana tujuan penumpang. Informasi ini akan memudahkan dinas kesehatan melacak dan memantau orang itu,” ujarna. (mi/po)

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda