Home / Nasional / Ketua Komisi V DPR Tinjau Pembangunan Wilayah Perbatasan

Ketua Komisi V DPR Tinjau Pembangunan Wilayah Perbatasan

Kunjungan Komisi V DPR
Kunjungan Komisi V DPR

Bagikan Halaman ini

Share Button

Wini–Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis meninjau pembangunan di wilayah perbatasan RI-Timor Leste dalam reses November 2017.

Kunjungan Fary didampingi mitra dari Kementerian Perhubungan yang diwakili Kepala Distrik Navigasi Kupang Saham, dan KSOP Kelas III Kupang yang diwakili Kasie SHSK Capt Ari Wibowo, menggunakan KN Mina.

Kegiatan ini dalam rangka meninjau fasilitas yang berkaitan dengan mitra kerja komisi V DPR RI di pelabuhan dan daerah perbatasan wilayah NKRI.

Ada tujuh agenda dalam kunjungan tersebut yakni, melihat langsung kondisi kapal Navigasi KN Mina dengan mengikuti pelayaran dari pelabuhan Tenau Kupang tujuan pelabuhan Wini dan pelabuhan Atapupu, memantau mercusuar yang ada di Wini, peninjauan Rencana Pembangunan Jembatan Gantung di Kabupaten Belu.

Baca Juga :  Hati-Hati, Tinggi Gelombang di Perairan NTT 5 Meter

Selain itu meninjau Progres Pembangunan Break Water Sungai Talau Atambua, memantau Program Air Minum Kota Atambua, pertemuan dengan Kepala Desa Kab. Belu. Bersama Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementrian PUPR, dan mengunjungi rencana pembangunan ruas jalan Norobo-Umasatkaer Kabupaten Malaka.

Di sela-sela kunjungan di atas kapal navigasi KN. Mina, Fary mengharapkan program 2018 yang berkaitan dengan kinerja navigasi dan rencana akan membangun rambu suar di 12 lokasi dapat berjalan sesuai rencana.

Untuk UPT Atapupu, diharapkan rencana pengembangan pelabuhan Atapupu pada 2018 menjadi pelabuhan transit dari Surabaya dan Australia dapat teralisasi. Dengan demikian dapat mengantisipasi pembangunan pelabuhan di Timor Leste karena Komisi V DPR sangat konsen terhadap insfrastruktur wilayah perbatasan

Baca Juga :  Papua Berdarah Lagi, Dua Orang Tewas

“NTT merupakan provinsi yang wilayahnya terdapat Kawasan Perbatasan negara dengan negara lain, dan kawasan perbatasan mendapat prioritas pengembangan infrastruktur sebab kini dinilai sebagai pintu gerbang negara serta citra kemajuan dari pembangunan negeri,” tutur Fary.

Terkait kapal navigasi diharapkan pada tahun 2018 ada penambahan kapal untuk navigasi dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin tinggi;

Dia berharap pada KSOP Kelas III Kupang,dengan kondisi pelabuhan Tenau Kupang yang terus berkembang pesat dapat diikuti dengan pelayan yang lebih cepat dan baik.

“Komisi V DPR RI akan mendukung secara penuh kebutuhan instrumen-instrumen kementerian perhubungan (kemenhub) khususnya untuk perkembangan di daerah NTT,” tutur Fary. (*)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda