Home / Bisnis / Ketua DPRD NTT Tinjau Pusat Pembibitan Babi

Ketua DPRD NTT Tinjau Pusat Pembibitan Babi

Bagikan Halaman ini

Share Button
Ketua DPRD NTT Haji Anwar Pua Geno (ketiga dari kanan). Foto : Lorens

Ketua DPRD NTT Haji Anwar Pua Geno (ketiga dari kanan). Foto : Lorens

Kupang—-Lintasntt.com: Ketua DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) Haji Anwar Pua Geno, SH bersama sejumlah anggota dewan meninjau Pusat Pembibitan Babi di Desa Tarus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Selasa (25/11).

Selain Anwar, turut juga anggota DPRD yakni Wakil Ketua Nelson Obed Matara, Ketua Komisi IV Aleksander Ena, Ketua Komisi V Winston Rondo, Ketua Komisi II Anton Bele, Wakil Ketua Komisi V Haji Mohammmad Ansor, Victor Lerik, Kardinal Kale Lena, dan Yohanes Halut.

Para wakil rakyat melihat dari dekat fasilitas yang ada di lokasi pembibitan babi terbesar di Kabupaten Kupang tersebut serta menanyakan persoalan yang dialami peternak selama ini, seperti kekurangan mesin mol jagung untuk pakan ternak, dan bahan pengencer semen cair untuk inseminasi buatan (IB).

Baca Juga :  Lion Air Lakukan Extra Flight di Bandara El Tari

“Daerah ini mayoritas Kristen dan sesuai realitas sosial adat budaya warga NTT, tingkat konsumsi daging babi sangat tinggi sehingga pasar domestik sangat potensial,” kata Anwar.

Menurutnya, DPRD akan mendorong pemerintah untuk meningkatkan volume investasi pengembangan ternak babi, entah melalui UPTD maupun instalasi peternakan babi serta kerja sama dengan pihak swasta. “Kami juga meminta untuk meningkatkan alokasi anggaran untuk pengadaan bibit babi dan penyediaan pakan ternak babi. Kita akan fokus pada pembibitan, pakan, penyediaan kandangyang memadai dan tenaga pengelola yang handal,” jelasnya.

Ketua Kelompok Peternak Babi, Jonathan Alfrid Tamoes, S.Pt, M.Si mengatakan, di lokasi peternakan tersebut terdapat 129 babi betina, akan melahirkan 59 ekor pada Januari 2015 sehingga jumlah babi akan bertambah menjadi 188 ekor.

Baca Juga :  Harga Beras di Petani NTT Mulai Naik

Lokasi peternakan babi ini seluas tujuh hektare sehingga berpotensi dikembangkan lagi menjadi peternakan berskala besar. Kembali dari peternakan babi, para anggota DPRD melanjutkan peninjauan ke Balai Benih Ikan Sentra Noekele, Kecamatan Kupang.

Lokasi peninjauan pembangunan ruas jalan Oelamasi-Kukak-Baratedi di pedalaman Kabupaten Kupang. Ruas jalan ini akan menghubungkan Kabupaten Kupang sampai perbatasan Distrik Oekusi, Timor Leste. (LLT/gba)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda