Home / Daerah / Kemarau, Volume Air Bendungan Tilong Tinggal 5,9 Juta Meter Kubik

Kemarau, Volume Air Bendungan Tilong Tinggal 5,9 Juta Meter Kubik

Air Bendungan Tilong Menyusut Drastis/Foto: Lintasntt.com
Air Bendungan Tilong Menyusut Drastis/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Volume air Bendungan Tilong di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (28/8) tinggal 5,9 juta meter kubik.

Penyusutan air meningkat akibat kemarau panjang yang akan mencapai puncaknya pada Oktober mendatang.

Kasatker Operasi Pemeliharaan Bendungan Tilong Bernadeta Tea pihaknya merencanakan menutup saluran air jika penurunan debit mencapai 3,5 juta meter kubik. Jika saluran air ditutup, pasokan air ke ribuan areal persawahan yang selama ini mendapatkan air dari bendungan tersebut juga terhenti.

Namun, menurut Dia, rencana penutupan saluran air masih akan dikaji. Kapasitas tampungan bendungan itu mencapai 19 juta meter kubik, akan tetapi tahun ini air yang tertampung di bendungan tidak mencapai angka itu lantaran musim kemarau yang datang terlalu cepat atau pada Maret 2019.”Selain itu penguapan juga tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah-DPRD Pertajam Visi 'NTT Bangkit Menuju Sejahtera'

Sesuai pantauan, elevasi air bendungan terlihat pada angka 88,3 meter. Jika elevasi air mencapai 77 meter, hal itu menandakan tampungan air sudah mencapai batas terendah yakni 3,5 juta meter kubik.

Rencana penutupan bendungan tersebut juga akan berdampak terhadap pasokan air baku bagi ratusan ribu warga di wilayah Kabupaten Kupang hingga Kota Kupang.

Selama ini bendungan tilong memasok air untuk 1.548 hektare areal persawahan di desa-desa di Kupang Tengah yakni Oelnasi, Noelbaki, Fatukanutu, Manufui, dan Tasipah. (gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda