Home / Hukum / Kejati NTT Tangkap PNS Punya 12 Mobil dan 7 Rumah

Kejati NTT Tangkap PNS Punya 12 Mobil dan 7 Rumah

Bagikan Halaman ini

Share Button
Buyung Abdul Munaf Rosna/Foto: Jose

Buyung Abdul Munaf Rosna/Foto: Jose

Kupang–Lintasntt.com: Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/3) dini hari menangkap Buyung Abdul Munaf Rosna, pegawai negeri sipil (PNS) Politeknik Negeri Kupang karena diduga terlibat kasus korupsi.

Buyung tertangkap tangan oleh tim Kejati di sebuah rumah di Kelurahan Oepura sektar pukul 00.30 Wita. Dari tangan Buyung, jaksa menyita uang sebanyak Rp300 juta yang dikemas dalam tiga ikatan. Uang tersebut disimpan di dalam mobil Izuzu DH 9047 AC, serta dua sepeda motor masing-masing Yamaha Yupiter dan Kawasaki.

Kepala Seksi Humas dan Penerangan Hukum Kejati NTT Ridwan Angsar mengatakan Buyung ditangkap atas laporan warga yang melihatnya datang ke rumah tersebut. Rumah itu diduga menjadi tempat penyimpanan kendaraan. “Penyergapan kita lakukan tanpa perlawanan,” kata Ridwan.

Baca Juga :  Kantor KPU Manggarai Barat Dirusak Massa

Ia mengatakan, Buyung langsung ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan ditahan. Ia melanggar pasal 21 huruf i Undang-Unadng Tindak Pidana Korupsi. Tersangka juga diketahui memiliki 12 mobil dan tujuh rumah serta sejumah bangunan yang dijadikan kos-kosan. “Kita punya informasi lain bahwa tersangka yang saat ini menduduki golongan III-d. Kita segera lakukan penyitaan semua barang hasil pencucian uang tersebut,” katanya.

Ridwan mengatakan, tersangka Buyung, bekerja sebagai PNS sejak 2007, dan sudah melakukan praktik pengerjaan proyek dan melakukan pencucian uang sejak 2010 hingga 2013. “Kita akan terus melacak semua aset dan harta kekayaannya untuk disita,” kata Ridwan. Sebelum ditahan, Buyung diperiksa di kantor Kejati didampingi kuasa hukumnya Philipus Fernandez. (gba)

Baca Juga :  Suami Sering Pergoki Istrinya Selingkuh dengan Hakim PN Rote Ndao

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda