Home / Humaniora / Kasus Kematian DBD di NTT Bertambah Jadi 39 Orang

Kasus Kematian DBD di NTT Bertambah Jadi 39 Orang

Ilustrasi/foto: web
Ilustrasi/foto: web

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur (NTT) kasus kematian akibat wabah demam berdarah di daerah itu telah mencapai 39 orang, Minggu (15/3). Angka kematian atau case fatality rate (CFR) sebesar 1,10%

Penambahan korban meninggal berasal dari Kabupaten Alor, meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi. Di sisi lain, korban DBD yang dirawat di rumah sakit terus berkurang.

Sejak Minggu pagi sampai sore hanya tercatat delapan pasien DBD baru terdiri dari empat orang di Sumba Tengah, dua orang di Alor, dan dua orang masing-masing di Manggarai Barat dan Ngada.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan NTT Erlina Salmun mengatakan kasus kematian DBD berasal dari laporan setiap kabupaten dan kota. Sedangkan total korban yang menjalani perawatan sejak Januari sampai 15 Maret sebanyak 3.559 orang.

Baca Juga :  Angka Kematian Ibu Malahirkan di Flores Timur Menurun

Sejak Sabtu (14/3) beredar informasi mengenai korban DBD meninggal di Kota Kupang, menurut Erlina, langsung dikonfirmasi, ternyata korban meninggal bukan akibat DBD, tetapi penyakit lain. “Kasus itu sudah diklarifikasi, meninggal bukan DBD,” ujarnya. (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda