Home / Bisnis / Kapal Listrik Sudah Sandar di Getty PLTU Bolok

Kapal Listrik Sudah Sandar di Getty PLTU Bolok

Kapal Listrik Sandar di Pelabuhan Getty PLTU Bolok/Foto: Gamaliel
Kapal Listrik Sandar di Pelabuhan Getty PLTU Bolok/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan siap menampung industri baru yang membutuhkan saluran listrik di daerah itu.

GM PLN Wilayah NTT Richard Safkaur mengatakan krisis listrik di daerah itu kini sudah berhasil diatasi, malah PLN mengalami surplus listrik mencapai 90 megawatt (mw).

Surplus sebesar itu berasal dari kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan asal Turki yang sudah sandar di Gety PLTU Bolok, Kabupaten Kupang sejak Minggu (18/12).

Kapal itu mengangkut PLTG berkekuatan 60 Mw dan cadangan sebesar 60 Mw. Kemudian tambahan 30 Mw lagi dari pembangkit IPP di areal PLTU Bolok yang dijadwalkan beroperasi pada Maret 2017.

Baca Juga :  Timor Leste Tawarkan Listrik ke NTT

“Tugas kita saat ini ialah sama-sama mengembalikan persepsi orang bahwa di NTT susah dapat listrik. Dengan adanya ketercukupan listrik saat ini, kami tantang investor yang mau menanamkan modalnya di sini,” kata Richard kepada wartawan di Kupang, Senin (19/12).

Menurut Dia, investor besar yang sudah menandatangani kontrak bersama PLN ialah dari PT Semen Indonesia Kupang yang membutuhkan pasokan listrik sebesar 30 Mw. Kebutuhan listrik bagi PT Semen Kupang I dan PT Semen Kupang II saat ini sebesar 7 Mw dipasok dari PLTU Bolok.

Dengan adanya surplus listrik, PLN akan memindahkan sejumlah mesin pembangkit diesel ke sejumlah daerah seperti Flores, Rote, Sabu, Sumba, dan Alor untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah itu yang masih pas-pasan.

Baca Juga :  Prudential Berbagi Tips Kelola Keuangan di Kupang

Di sisi lain, Richard mengatakan saat ini PLN tengah membangun jaringan untuk menghubungkan jaringan dari Kupang sampai Atambua, Kabupaten Belu dan perbatasan RI-Timor Leste.

Dia mengatakan jaringan PLTU Bolok baru tiba di Kabupaten Timor Tengah Selatan, sedangkan pekerjaan jaringan Timor Tengah Selatan ke Timor Tengah Utara dan Belu dijadwalkan baru rampung pada Juni 2017. (sumber: media indonesia/palce amalo)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda