Home / Travel / Kadis Pariwisata NTT Pimpin Acara ‘Vote’ 6 Destinasi Wisata

Kadis Pariwisata NTT Pimpin Acara ‘Vote’ 6 Destinasi Wisata

Kadis Parekraf NTT Marius Ardu Jelamu  (kiri) Memimpin acara Vote Enam Destinasi Wisata NTT di Kupang, Sabtu (20/8/2016). Foto: Gamaliel
Kadis Parekraf NTT Marius Ardu Jelamu (kiri) Memimpin acara Vote Enam Destinasi Wisata NTT di Kupang, Sabtu (20/8/2016). Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar vote (pemberian suara) enam destinasi wisata yang masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2016, Sabtu (20/8/2016).

Vote digelar di halaman gedung DPRD NTT dipimpin Kadis Parekraf NTT Marius Ardu Jelamu.

Peserta vote berasal dari warga dan ratusan pelari yang sebelumnya mengikuti ajang lomba lari 5K dan 10K
yang digelar anggota DPR RI asal Fraksi Demokrat Jefri Rieu Kore di Jalan El Tari Kota Kupang.

Di lokasi tersebut panitia menyiapkan dua komputer lengkap lengkap dengan koneksi internet. Warga melakukan vote melalui website ayojalanjalan.com/vote.

Dari hasil pemilihan masyarakat tersebutlah akan didapatkan destinasi atau obyek wisata terpopuler pada setiap kategori. Menurut Marius, ia terus mengimbau warga melakukan vote enam destinasi wisata NTT yang masuk nominasi API tesebut

Baca Juga :  Monumen 'New 7 Wonder of Nature' Komodo akan Dipindahkan

Enam nominasi itu ialah Pantai Nemberala di Kabupaten Rote Ndao dalam kategori Tempat Berselancar Terpopuler, Pantai Nihi Watu di Sumba Barat dalam kategori Tujuan wisata terpopuler, Rumah Pembuangan Bung Karno di Ende sebagai situs sejarah terpopuler.

Selanjutnya Peraiaran Pulau Alor sebagai tempat menyelam terpopuler, Pasola di Sumba sebagai atraksi budaya terpopuler, dan gunung Kelimutu sebagai dataran tinggi terpopuler.

“Saya mengajak seluruh masyarakat NTT yang berada di NTT atau di luar NTT bersama-sama memberikan dukungan terhadap enam destinasi wisata ini,” ujarnya.

Dukungan lewat vote diharapkan mampu menempatkan enam onyek wisata tersebut masihk peringkat satu hingga tiga. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda